Banyak Pengecer Minyak Goreng yang Belum Terdaftar di Aplikasi Si Mirah

Senin, 04 Juli 2022 - 23:13 WIB
loading...
Banyak Pengecer Minyak...
Salah seorang pedagang menjajakan minyak curah di pasar. Hingga kini, ternyata masih banyak pengecer yang belum terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah atau Si Mirah 2.0. Foto/Dok Antara
A A A
MAKASSAR - Dinas Perindustrian Sulsel terus mensosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada pengecer sebagai syarat untuk membeli minyak goreng curah . Sayangnya, dalam pelaksanaannya, ditemui sejumlah kendala.

Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian Sulsel, Meyke Najamuddin, mengatakan salah satu kendalanya adalah masih banyak pengecer yang belum terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah atau Si Mirah 2.0.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Dukung Pengalihan Minyak Goreng Curah Menjadi Kemasan

"Barangkali mereka belum paham prosedurnya seperti apa. Jadi itu yang mau kami sosialisasikan ke bawah," ungkap Meyke.

Hingga saat ini daftar pengecer yang terdaftar oleh Kemendag dan Kemenperin telah mencapai angka 40.000. Berdasarkan data yang dihimpun dari laman minyakgoreng.id per 4 Juli 2022, baru 45 pengecer di Sulsel yang terdaftar.

Rinciannya, Kabupaten Gowa 4, Maros 5, Takalar 1, Makassar 24, dan Parepare 11. Meyke berujar, pihaknya juga tidak mungkin mendaftarkan para pengecer sebab data mereka bergantung pada masing-masing kode batang atau barcode.

"Sebenarnya kalau bisa, kami mau mendaftarkan mereka, tapi kan setelah itu mereka punya barcode sendiri, takutnya tidak sesuai. Kan ada scan QR-nya nanti," ujarnya

Dia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan turun melakukan sosialisasi ke beberapa pasar, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten kota. Hanya saja, sosialisasi tersebut untuk sementara hanya menyasar pasar yang buka setiap hari.

"Kami sekarang lagi buat flyer (pamflet). Itu nanti kami akan sebar ke titik-titik seperti pasar-pasar tradisional, ke toko-toko yang memang ada masuk daftar Si Mirah," urainya.

Di samping itu, pihaknya juga menyiapkan layanan saluran telepon untuk pengaduan. "Kalau ada yang mau kontak kami secara langsung, bisa dikomunikasikan," tandasnya.

Baca Juga: Stok Minyak Goreng di Sulsel Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Sebelumnya, pemerintah pusat memutuskan untuk memperpanjang sosialisasi terhadap pembelian minyak goreng curah dengan aplikasi PeduliLindungi dari 2 pekan menjadi 3 bulan. Salah satu penyebabnya karena masih banyaknya pengecer belum mengunduh QR Code PeduliLindungi.

Dengan perpanjangan ini, masyarakat masih diizinkan membeli minyak goreng curah tanpa menggunakan NIK. Namun pengecer didorong dapat segera mencetak QR Code PeduliLindungi melalui aplikasi Si Mirah 2.0.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
14 Ton MinyaKita Palsu...
14 Ton MinyaKita Palsu Disita Polda Jatim karena Diisi Minyak Curah
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Sulsel - Papua Barat...
Sulsel - Papua Barat Daya Sepakati Kerja Sama Pembangunan, Industri, dan Perdagangan
Ikut Mudik Gratis, Ratusan...
Ikut Mudik Gratis, Ratusan Warga Sulsel Dapat Paket Sembako
Waspada! Nama Pj Gubernur...
Waspada! Nama Pj Gubernur Sulsel Dicatut Bantuan Hibah Masjid
Polisi Amankan 10.560...
Polisi Amankan 10.560 Liter MinyaKita Tak Sesuai Takaran
Terungkap! Tersangka...
Terungkap! Tersangka Kasus MinyaKita Tak Sesuai Takaran Beli Bahan Baku Minyak Curah
Siap-siap Bunda, Harga...
Siap-siap Bunda, Harga MinyaKita Naik Pekan Depan Jadi Rp15.700/Kg
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved