Miris! Paman di Samarinda Perkosa Ponakan hingga Hamil 5 Bulan
Sabtu, 02 Juli 2022 - 07:12 WIB
loading...
Pria (44) asal Samarinda tega memperkosa ponakannya sendiri yang berusia (17), hingga hamil 5 bulan. Berkat laporan dari tante korban, akhirnya pelaku ditangkap polisi di kediamannya tanpa perlawanan. Foto ilustrasi SINDOnews
A
A
A
SAMARINDA - Pria (44) asal Samarinda tega memperkosa ponakannya sendiri yang berusia (17), hingga hamil 5 bulan. Berkat laporan dari tante korban, akhirnya pelaku ditangkap polisi di kediamannya tanpa perlawanan.
Korban ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari tante korban yang mencurigai perubahan tubuh keponakannya. Setelah tante korban membujuk, akhirnya korban mengakui kalau saat ini dirinya sedang hamil karena diperkosa oleh pamannya. Korban merahasiakan kehamilannya karena diancam oleh sang paman. Baca juga: Tersangka Pemerkosaan Tewas Dikeroyok Sesama Tahanan di Polres Empat Lawang
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polreusta Samarinda , Iptu Teguh Wibowo menerangkan bahwa kejadian berawal saat pamannya berkunjung ke rumah keponakannya. Pelaku sebelumnya mengetahui kalau kedua orang tua korban sedang berada di Sulawesi.
Pelaku melancarkan aksinya saat korban sendirian. "Saat datang ke rumah korban, pelaku ini langsung masuk kamarnya korban. Kondisi rumah saat itu hanya ada korban sendirian, karena orang tuanya korban lagi di Sulawesi," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/7/2022).
Korban ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari tante korban yang mencurigai perubahan tubuh keponakannya. Setelah tante korban membujuk, akhirnya korban mengakui kalau saat ini dirinya sedang hamil karena diperkosa oleh pamannya. Korban merahasiakan kehamilannya karena diancam oleh sang paman. Baca juga: Tersangka Pemerkosaan Tewas Dikeroyok Sesama Tahanan di Polres Empat Lawang
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polreusta Samarinda , Iptu Teguh Wibowo menerangkan bahwa kejadian berawal saat pamannya berkunjung ke rumah keponakannya. Pelaku sebelumnya mengetahui kalau kedua orang tua korban sedang berada di Sulawesi.
Pelaku melancarkan aksinya saat korban sendirian. "Saat datang ke rumah korban, pelaku ini langsung masuk kamarnya korban. Kondisi rumah saat itu hanya ada korban sendirian, karena orang tuanya korban lagi di Sulawesi," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (1/7/2022).
Lihat Juga :