Cerita Bripka Suyono, Polisi Serba Bisa Asal Rembang yang Bikin Takjub

Jum'at, 01 Juli 2022 - 08:20 WIB
loading...
Cerita Bripka Suyono, Polisi Serba Bisa Asal Rembang yang Bikin Takjub
Bripka Suyono saat menunjukkan kebolehannya bermain sulap, selain itu dia juga bisa memberikan terapi listrik dan menyembuhkan penyakit. Foto: MPI/Musyafa Musa
A A A
REMBANG - Siapa sangka polisi yang satu ini merupakan sosok serba bisa. Bukan hanya cakap menjalankan tugas-tugasnya di Bagian Operasional Polres Rembang , Jawa Tengah, namun juga memiliki bakat terpendam yang sangat jarang dimiliki anggota polisi lainnya.

Namanya Bripka Suyono, berusia 45 tahun, sehari-hari tinggal di Kompleks Perumahan Pepabri Desa Ngotet Rembang. Pada tahun 2022 ini, ia sudah menjadi abdi Negara sebagai polisi selama 23 tahun.

Kali pertama masuk Korps Brimob Kedunghalang Bogor, bertugas di sana selama 9 tahun. Setelah itu, pria asli Desa Ngadem, alumni SMA N III Rembang ini pindah ke Bagian Operasional Polres Rembang sampai sekarang.

Baca juga: Kisah Inspiratif Aipda Wahyu Mulyawan, Bangun Taman Bacaan hingga Dijuluki Polisi Sayur

Apa yang membuatnya berbeda dengan polisi lain, Bripka Suyono setidaknya memiliki 3 keahlian menonjol.

Pertama, dia dikenal sebagai manusia listrik, karena mampu mengalirkan arus listrik PLN ke tubuhnya, tanpa ada masalah. Ilmu yang dia peroleh saat masih menjadi anggota Brimob di Bogor itu, ada teknik khusus dan ditopang olah pernafasan.

“Terapi listrik saya belajar dari guru saya, ketika masih tugas di Bogor. Jadi ini bukan ilmu magic, bukan kesaktian, ada tekniknya memang, “ ungkapnya, Kamis (30/6/2022).

Bahkan ia juga sering membantu warga yang sakit, dengan memanfaatkan terapi listrik, terutama bagi penderita stroke. Khasiatnya sungguh luar biasa. “Belpasi misalnya atau wajah merot, alhamdulilah tidak sampai hitungan hari, tapi hitungan jam, insyaAllah bisa kembali seperti semula, “ imbuh Bripka Suyono.

Namun hal itu dilakukan saat di luar jam dinas, supaya tidak mengganggu aktivitasnya sebagai polisi.
“Di Rembang beberapa kali pernah mas, tapi saya hentikan. Takutnya, orang nunggu lama di rumah, saya masih kerja di kantor. Jadi nggak enak kan, kasihan. Misal saya pas di rumah, ada yang minta tolong, ya dengan senang hati, “ tuturnya.

Baca juga: Kisah Inspiratif Para Polisi Dermawan, Sumbangkan Gaji hingga Bangun Rumah Pintar
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1615 seconds (10.101#12.26)