Dukun Cabul Modus Mandi Kembang untuk Penyucian Diri Diciduk Polisi
Kamis, 25 Juni 2020 - 16:30 WIB
loading...
Petugas Polrestro Depok menangkap AS dukun cabul yang memperdaya sejumlah wanita. Modusnya para korban diminta menjalani proses mandi kembang sebagai upaya penyucian diri.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A
A
A
JAKARTA - Petugas Polrestro Depok menangkap AS dukun cabul yang memperdaya sejumlah wanita. Modusnya para korban diminta menjalani proses mandi kembang sebagai upaya penyucian diri.
Kapolretro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, terbongkarnya kasus ini bermula dari laporan salah satu korban yang sudah mengikuti ritual mandi kembang namun tak ada dampak yang diterima. Ketika korban datang ke rumah pelaku dengan keyakinan bahwa pelaku memiliki ilmu batin dari leluhur.
Keyakinan itu yang membawa korban rela menjalani mandi kembang yang ternyata merupakan tindakan asusila. Setelah ritual dijalankan namun korban tidak merasakan dampak apapun, lalu korban menyadari bahwa pelaku telah melakukan tindakan tak senonoh.
“Kasus pencabulan ini menggunakan modus operandi mandi kembang. Dengan membujuk para korban seakan-akan pelaku memiliki kemampuan menyucikan para korban kemudian para korban itu datang ke tempat si pelaku ini,“ kata Azis Andriansyah, Kamis (25/6/2020).
Korban mulanya tidak tahu proses apa yang akan dijalani dan hanya mengikuti perintah pelaku. Korban sendiri mengetahui bahwa pelaku mengaku memiliki kemampuan secara turun menurun untuk proses penyucian diri. (Baca: Jalan Rusak di Jakarta Barat Makan Korban)
Kapolretro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, terbongkarnya kasus ini bermula dari laporan salah satu korban yang sudah mengikuti ritual mandi kembang namun tak ada dampak yang diterima. Ketika korban datang ke rumah pelaku dengan keyakinan bahwa pelaku memiliki ilmu batin dari leluhur.
Keyakinan itu yang membawa korban rela menjalani mandi kembang yang ternyata merupakan tindakan asusila. Setelah ritual dijalankan namun korban tidak merasakan dampak apapun, lalu korban menyadari bahwa pelaku telah melakukan tindakan tak senonoh.
“Kasus pencabulan ini menggunakan modus operandi mandi kembang. Dengan membujuk para korban seakan-akan pelaku memiliki kemampuan menyucikan para korban kemudian para korban itu datang ke tempat si pelaku ini,“ kata Azis Andriansyah, Kamis (25/6/2020).
Korban mulanya tidak tahu proses apa yang akan dijalani dan hanya mengikuti perintah pelaku. Korban sendiri mengetahui bahwa pelaku mengaku memiliki kemampuan secara turun menurun untuk proses penyucian diri. (Baca: Jalan Rusak di Jakarta Barat Makan Korban)
Lihat Juga :