DPRD Sulsel Dukung Sikap Gubernur Ganti Pj Wali Kota Makassar
Kamis, 25 Juni 2020 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Semisal kata dia, sikapnya yang dianggap condong ke ekonomi dibanding penanganan COVID-19 sendiri, yang dari segala aspek memang tidak bisa dikesampingkan.
"Ekonomi memang penting, tapi pengendalian wabah yang mesti dikedepankan, karena belum dicabut keputusan presiden no 12 tentang penetapan bencana nasional non alam, sehingga fokus pemerintah mesti ke situ, jadi banyak yang sesalkan kemarin pak Pj ini terlalu cepat mengambil keputusan" katanya.
Saat ini Makasaar menurut Selle, butuh Pj Wali Kota yang betul-betul bisa bekerja sesuai kapasitasnya selaku Penjabat, tidak bersikap layaknya defenitif. Paling tidak bisa menyelesaikan tiga persoalan yaitu mengkonsolidasi ASN untuk fokus melayani masyarakat, dan tidak terlibat politik praktis, yang kedua adalah menyuksekan Pilkada, karena adanya persoalan COVID-19 hal ini menjadi bentuk ketiga dari kinerja PJjWali Kota tersebut.
Meski tidak menyebutkan secara pasti, penggantian tersebut dianggap sudah tepat, secara implisit dirinya cukup sepakat dengan kebijakan yang diambil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Baca Juga: Pelantikan Pj Wali Kota Makassar, BKPSDM: Kita Cuma Disuruh Siap-siap
"Ini tidak lazim sebenarnya, tetapi karena sudah menjadi keputusan, menurut saya ini kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas segala-galanya," pungkasnya.
"Ekonomi memang penting, tapi pengendalian wabah yang mesti dikedepankan, karena belum dicabut keputusan presiden no 12 tentang penetapan bencana nasional non alam, sehingga fokus pemerintah mesti ke situ, jadi banyak yang sesalkan kemarin pak Pj ini terlalu cepat mengambil keputusan" katanya.
Saat ini Makasaar menurut Selle, butuh Pj Wali Kota yang betul-betul bisa bekerja sesuai kapasitasnya selaku Penjabat, tidak bersikap layaknya defenitif. Paling tidak bisa menyelesaikan tiga persoalan yaitu mengkonsolidasi ASN untuk fokus melayani masyarakat, dan tidak terlibat politik praktis, yang kedua adalah menyuksekan Pilkada, karena adanya persoalan COVID-19 hal ini menjadi bentuk ketiga dari kinerja PJjWali Kota tersebut.
Meski tidak menyebutkan secara pasti, penggantian tersebut dianggap sudah tepat, secara implisit dirinya cukup sepakat dengan kebijakan yang diambil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Baca Juga: Pelantikan Pj Wali Kota Makassar, BKPSDM: Kita Cuma Disuruh Siap-siap
"Ini tidak lazim sebenarnya, tetapi karena sudah menjadi keputusan, menurut saya ini kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas segala-galanya," pungkasnya.
Lihat Juga :