Sepelekan PSBB, Kasus Positif Corona di Bekasi Kian Meningkat
Minggu, 26 April 2020 - 12:21 WIB
loading...
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berserta jajarannya memantau PSBB pertama di wilayahnya. Foto: Abdullah M Surjaya/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Angka warga Bekasi yang terkonfirmasi Covid -19 terus mengalami lonjakan tinggi. Meskipun dalam kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebanyak 225 orang terkomfirmasi positif Covid-19. Kenaikannya diprediksi bakal terus mengalami peningkatan.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penyebab angka kasus Covid-19 tinggi dikarenakan masih banyak warganya belum menyadari bahaya virus Corona atau Covid-19. Indikatornya, karena masih sangat tingginya aktivitas masyarakat Bekasi di luar rumah.
“Pelaksanaan pembatasan (PSBB) itu yang masih kurang maksimal di dalam kota, masih banyak orang beraktivitas, masih belum menyadari bahaya terhadap kondisi virus yang ada," kata Rahmat kepda SINDOnews di Stadion Patriot Candrabaga, Minggu (26/4/2020).
Atas hal tersebut, membuat pergerakan kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan. Apalagi, setiap harinya terjadi penambahan 2 hingga 5 kasus positif baru. "Sampai sekarang ini 225 orang. Dan yang meninggal sudah 95 orang yang terhitung hingga pagi ini,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Pepen ini menyebutkan, tak hanya di wilayahnya, angka penambahan kasus Covid-19 terjadi juga di wilayah Depok, maupun Bogor. Untuk itu, dia mempertimbangkan sanksi tegas kepada pelanggar PSBB di wilayah yang berada di Timur DKI Jakarta tersebut.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penyebab angka kasus Covid-19 tinggi dikarenakan masih banyak warganya belum menyadari bahaya virus Corona atau Covid-19. Indikatornya, karena masih sangat tingginya aktivitas masyarakat Bekasi di luar rumah.
“Pelaksanaan pembatasan (PSBB) itu yang masih kurang maksimal di dalam kota, masih banyak orang beraktivitas, masih belum menyadari bahaya terhadap kondisi virus yang ada," kata Rahmat kepda SINDOnews di Stadion Patriot Candrabaga, Minggu (26/4/2020).
Atas hal tersebut, membuat pergerakan kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan. Apalagi, setiap harinya terjadi penambahan 2 hingga 5 kasus positif baru. "Sampai sekarang ini 225 orang. Dan yang meninggal sudah 95 orang yang terhitung hingga pagi ini,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Pepen ini menyebutkan, tak hanya di wilayahnya, angka penambahan kasus Covid-19 terjadi juga di wilayah Depok, maupun Bogor. Untuk itu, dia mempertimbangkan sanksi tegas kepada pelanggar PSBB di wilayah yang berada di Timur DKI Jakarta tersebut.
Lihat Juga :