Hasil Lab BBVeteriner Pastikan Kematian Sapi di Maros Negatif Antraks

Minggu, 26 Juni 2022 - 11:34 WIB
loading...
Hasil Lab BBVeteriner...
Kematian satu ekor sapi di Maros belum lama ini dipastikan bukan akibat antraks berdasarkan hasil lab BBVeteriner. Foto/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, Kementerian Pertanian (Kementan) Risman Mangidi memastikan satu ekor sapi yang mati di Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros , belum lama ini (23/6/2022) dipastikan negatif antraks .

Hal tersebut disampaikan Risman Mangidi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/6/2022). Dia menjelaskan, hasil tersebut diperoleh dari investigasi dan penggalian informasi yang dilakukan oleh tim gabungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros bersama BBVet.

Tim Investigasi BBVet Maros dipimpin oleh drh Erdi Purwanto bersama drh Nana Junita dan Arham dari Puskeswan Kabupaten Maros .

Baca Juga: Bupati Maros Tinjau RPH Pastikan Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Risman mengungkapkan, sampel dari kasus kematian ternak tersebut terkonfirmasi negatif B antracis penyebab antraks. "Hasil ini diketahui setelah dilakukan pengujian labolatorium," ujar Risman.

Menurutnya, pengambilan sampel dilakukan di lokasi kematian dengan aseptis dengan memperhatikan biosekuriti, serta risiko terhadap kemungkinan kematian ternak tersebut yang disebabkan oleh agen yang bersifat zoonosis dan berbahaya.

Menurutnya, sampel yang diambil berupa tanah di sekitar daerah lubang kumlah pada posisi sapi mati, swab, preparat ulas dan potongan telinga. Selanjutnya dilakukan pengujian isolasi bakteri di laboratorium BBVet Maros untuk mengkonfirmasi penyebab kematian ternak tersebut.

"Selama ini di Sulawesi Selatan, penyebab kematian mendadak ternak ruminansia secara umum disebabkan oleh keracunan, malnutrisi dan antraks. Karena merupakan daerah endemis antraks, sehingga nekropsi bukan merupakan pilihan yang harus dilakukan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Risman mengatakan, daerah tersebut juga sebagian besar peternak melakukan pemeliharaan dengan sistem ekstensif. Ternak hanya berada di kandang pada malam hari dan siang hari dilepas ke area penggembalaan.

"Cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini menyebabkan ternak dapat dehidrasi di area penggembalaan," urai Risman.

Baca Juga: Diduga Terkena Antraks, Dua Ekor Sapi Milik Warga Mati Mendadak

Meskipun sudah dipastikan negatif antraks , namun pihaknya akan melakukan investigasi lanjutan. Hal ini menurut Risman, untuk memastikan situasi penyakit hewan khususnya di Kabupaten Maros dalam kondisi terkendali dan aman.

"Untuk menelusuri penyebab kematian tersebut, akan dilakukan investigasi lanjutan dan monitoring bersama oleh tim Dinas Ketahanan Pangan Kabupatan Maros di wilayah kejadian kasus sekaligus untuk memastikan bahwa situasi penyakit hewan aman dalam menyambut Hari Raya Idul Adha Tahun 2022," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas! Daging Terpapar...
Awas! Daging Terpapar Antraks dari Sleman Tersebar di Klaten
1 Warga DIY Tewas dan...
1 Warga DIY Tewas dan 53 Suspect Antraks Gara-gara Daging Sapi dan Kambing Mati Dikonsumsi
Gunungkidul Lockdown...
Gunungkidul Lockdown Antraks, Hewan Masuk Wajib Keterangan Sehat
Puluhan Warga DIY Suspect...
Puluhan Warga DIY Suspect Antraks, 1 Meninggal Dunia
Gawat! Sapi Mati Mendadak...
Gawat! Sapi Mati Mendadak di Gunungkidul Ternyata Positif Antrak
Tim Gegana Polda DIY...
Tim Gegana Polda DIY Turun Tangan Bantu Atasi Antraks di Gunungkidul
Sapi Simmental Mbah...
Sapi Simmental Mbah Tukiyar dengan Bobot 828 Kg Dibeli Presiden Jokowi
Ganjar Gerak Cepat Antisipasi...
Ganjar Gerak Cepat Antisipasi Penyebaran Antraks
Ganjar Pranowo Tinjau...
Ganjar Pranowo Tinjau Vaksinasi Antraks di Sukoharjo
Rekomendasi
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved