Sheila Timothy: Once Upon a Time in Chinatown Bukti Kekuatan Rasa dan Kebersamaan dalam Kuliner Nusantara
Minggu, 26 Juni 2022 - 10:02 WIB
loading...
Producer Vision+ Originals Once Upon a Time in Chinatown, Sheila Timothy. Foto/iNews TV/Ketut Catur Kusumaningrat
A
A
A
GIANYAR - Bercerita tentang kuliner nusantara, ternyata tak sekedar persoalan rasa makanan enak atau tidak. Kuliner nusantara yang sudah tumbuh, berkembang, dan bertahan secara turun-temurun selama ratusan tahun, juga menghadirkan cerita tentang kemanusiaan.
Baca juga: Vision+ Semarakkan Ubud Food Festival 2022 Lewat Once Upon a Time in Chinatown
Kuliner nusantara yang penuh rasa dan cerita sejarah itu, mampu didokumentasikan Vision+ melalui seri dokumenter "Once Upon a Time in Chinatown". Seri dokumenter ini turut hadir dan menyemarakkan Ubud Food Festival 2022 di Gianyar, Bali.
Seri dokumenter ini, menurut Producer Vision+ Originals "Once Upon a Time in Chinatown", Sheila Timothy, bercerita tentang kultur makanan di Chinatown Jakarta. "Once Upon a Time in Chinatown, adalah sebuah seri dokumenter, yang bercerita tentang tujuh restoran legendaris," tuturnya.
Baca juga: Vision+ Semarakkan Ubud Food Festival 2022 Lewat Once Upon a Time in Chinatown
Kuliner nusantara yang penuh rasa dan cerita sejarah itu, mampu didokumentasikan Vision+ melalui seri dokumenter "Once Upon a Time in Chinatown". Seri dokumenter ini turut hadir dan menyemarakkan Ubud Food Festival 2022 di Gianyar, Bali.
Seri dokumenter ini, menurut Producer Vision+ Originals "Once Upon a Time in Chinatown", Sheila Timothy, bercerita tentang kultur makanan di Chinatown Jakarta. "Once Upon a Time in Chinatown, adalah sebuah seri dokumenter, yang bercerita tentang tujuh restoran legendaris," tuturnya.
Lihat Juga :