Kisah Prabu Geusan Ulun, Pesonanya Membuat Ratu Harisbaya Rela Mati dan Tinggalkan Takhta

Jum'at, 24 Juni 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Keduanya juga berumah tangga, sementara di Pajang Harisbaya selalu mengharap jodoh dengan Geusun Ulun tanpa kepastian. Setelah beberapa lamanya waktu, tersiar kabar bahwa di Pajang Hadiwijaya mangkat setelah terjatuh dari Gajah tempurnya pada saat menghadapi pemberontakan yang di lancarkan Sutawijaya, anak Ki Ageng Pamanahan Adipati Mataram. Mendapati mertuanya telah mangkat Panembahan Ratu selaku Sultan Cirebon kemudian menghadiri pemakaman Hadiwijaya di Pajang.

Takhta Pajang setelah kemangkatan Hadiwijaya kemudian diserahkan kepada Arya Panggiri, Sikap yang dimunculkan Panembahan Ratu dalam menanggapi pemberontakan Mataram terhadap Pajang ini adalah sikap kontra, beliau tetap mendukung Pajang dibawah Arya Panggiri. Atas sikap Panembahan Ratu yang mendukung Arya Panggiri maka kemudian Arya Panggiri menghadiahkan Harisbaya kepada Penembahan Ratu. Setelah peristiwa itu, maka resmilah Harisbaya menjadi istri kedua Panembahan Ratu.

Pada mulanya perkawinan Panembahan Ratu dengan Harisbaya berjalan lancar, bahkan tidak lama kemudian Harisbaya mengandung anak dari Panembahan Ratu.

Kisah kebahagiaan Panembahan Ratu dan Harisbaya kemudian menjadi buyar ketika pada suatu waktu Gesun Ulun bersama keempat senopatihnya berkunjung ke Cirebon. Dalam kunjungan kenegaraan yang diperkirakan memakan waktu berhari-hari itu, rupanya perjumpaan Geusun Ulun dan Harisbaya tak terelakkan. Keduanya kemudian terlibat cinta lokasi untuk yang kedua kalinya, tapi kali ini Harisbaya sudah menjadi istri orang, Geusun Ulunpun sebenarnya sadar betul dengan keadaan itu, adakalanya beliau menjaga jarak agar sakit dalam hatinya tak begitu menggigit.

Jika Geusun Ulun mampu menahan cinta yang melonjak, maka tidak demikian dengan Harisbaya, ia memilih menerjang rasa malu demi berjumpa dengan Geusun Ulun, kekasih masa lalunya.
Dalam perjumpaan terakhir sebelum Geusun Ulun pulang kembali ke Sumedang rupanya Harisbaya memohon dengan berlinang air mata agar Geusun Ulun membawa serta dirinya ke Sumedang. Tentu saja hal tersebut ditolak oleh Geusun Ulun. Tapi cinta rupanya buta, Geusun Ulun merasa gelisah, dalam pikirnya terbayang permintaan Harisbaya yang diringi linangan air mata itu, ia pun kemudian mendiskusikan dengan Senopatinya Jayaperkasa tentang duduk persoalan permintaan Harisbaya itu.

Anehnya Jayaperkasa justru menyambut baik, bahkan ia menganjurkan agar Rajanya membawa lari Ratu Harisbaya ke Sumedang. Mendapati anjuran Senopatih kepercayaanya itu maka semakin butalah cinta Geusun Ulun terhadap Harisbaya.

Baca juga: Misteri Mahapatih Gajah Mada Meditasi di Pertapaan Madakaripura hingga Moksa

Prabu Geusun Ulun bersama senopatihnya kemudian membawa lari Harisbaya, menuju Sumedang. Seluruh penghuni istana bahkan rakyat Cirebon pun kemudian geger, sebab istri Rajanya dibawa lari Raja dari Kerajaan lain.

Sebagai Kerajaan Islam Berdaulat di tanah Sunda jelas saja harga diri Panembahan Ratu sebagai Raja Cirebon merasa terinjak-injak dengan terjadinya peristiwa itu.

Setelah peristiwa memalukan itu, Panembahan Ratu kemudian mengumumkan perang terhadap Sumedang. Mendapati tantangan dari Cirebon rupanya Sumedang tak gentar, sebab bagi Geusun Ulun Ratu Harisbaya harus menjadi istrinya.

Seluruh penghuni istana bahkan rakyat Cirebon pun kemudian geger, sebab istri Rajanya dibawa lari Raja dari Kerajaan lain. Selepas dibawa larinya Harisbaya ke Sumedang, kemudian Panembahan Ratu memproklamirkan perang. Jayaperkasa menyambut dengan suka cita pengumuman perang itu, sebab begitulah kehendaknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Cinta Jenderal...
Kisah Cinta Jenderal Bibit Waluyo, Mantan Pangkostrad yang Terpesona Gadis SMA pada Pandangan Pertama
Misteri Kisah Cinta...
Misteri Kisah Cinta Gajah Mada: Cinta, Pengabdian dan Sumpah Palapa yang Mengikat Nusantara
Aib Politik Perang Bubat...
Aib Politik Perang Bubat Kerajaan Majapahit Vs Sunda Tak Dijelaskan pada Nagarakretagama
Kisah Untung Suropati...
Kisah Untung Suropati Dihukum Cambuk dan Dipenjara Akibat Mencintai Anak Juragan Belanda
Kisah Prabu Surawisesa,...
Kisah Prabu Surawisesa, Anak Prabu Siliwangi yang Gagal Warisi Kesaktian saat Berkuasa di Tanah Sunda
Kisah Hubungan Kerajaan...
Kisah Hubungan Kerajaan Sunda dan Majapahit Sebelum Perang Bubat
Perjalanan Cinta Azizah...
Perjalanan Cinta Azizah Salsha dan Pratama Arhan, Menikah di Jepang hingga Muncul Gugatan Cerai
10 Kisah Cinta Kerajaan...
10 Kisah Cinta Kerajaan Paling Kontroversial, Nomor 5 Tinggalkan Gelar demi Nikahi Rakyat Jelata
Kisah Cinta Najwa Shihab...
Kisah Cinta Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief Assegaf, Cinlok di Kampus hingga Dipisahkan Maut
Rekomendasi
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved