Perubahan Lalu Lintas di Kawasan Losari Diuji Coba Pekan Depan
Kamis, 23 Juni 2022 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pemaparan itu, hasil kajian teknis disampaikan langsung oleh Pakar Transportasi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Pakar Transportasi Universitas Negeri Makassar, dr. Qadriathi, dan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Makassar, Prof. Lambang Basri.
"Dari hasil kajian itu sudah tepat bahwa perubahan arus itu layak mengenai degree of saturation-nya, dan kajian analisa itu telah dipaparkan dalam forum internasional jurnal masyarakat transportasi di Asia Tenggara dan poinnya A," ungkap Iman.
Kendati begitu, Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) ini berujar jika ada beberapa masukan yang harus ditindaklanjuti.
"Masih ada masukan-masukan karena antara 2019 dan sekarang mungkin ada yang harus dibenahi. Di antaranya itu kantong-kantong parkir dan bagaimana perilaku masyarakat," bebernya.
Iman memastikan, penggalian instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di wilayah Kecamatan Ujung Pandang tak akan mengganggu tahap uji coba. "Nanti tinggal ditingkatkan margin of error-nya menjadi 30 persen," sebutnya.
Kemacetan yang semakin meresahkan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab rekayasa lalu lintas ini perlu dilakukan. Sehingga dia berharap bahwa perubahan arus ini sedikitnya bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
"Dari hasil kajian itu sudah tepat bahwa perubahan arus itu layak mengenai degree of saturation-nya, dan kajian analisa itu telah dipaparkan dalam forum internasional jurnal masyarakat transportasi di Asia Tenggara dan poinnya A," ungkap Iman.
Kendati begitu, Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) ini berujar jika ada beberapa masukan yang harus ditindaklanjuti.
"Masih ada masukan-masukan karena antara 2019 dan sekarang mungkin ada yang harus dibenahi. Di antaranya itu kantong-kantong parkir dan bagaimana perilaku masyarakat," bebernya.
Iman memastikan, penggalian instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di wilayah Kecamatan Ujung Pandang tak akan mengganggu tahap uji coba. "Nanti tinggal ditingkatkan margin of error-nya menjadi 30 persen," sebutnya.
Kemacetan yang semakin meresahkan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab rekayasa lalu lintas ini perlu dilakukan. Sehingga dia berharap bahwa perubahan arus ini sedikitnya bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
Lihat Juga :