Sebelum Ajak Anak Istri Bunuh Diri di Imogiri, Suryanto Sempat Beli Bunga dan Kemenyan
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini Suryanto dikenal sebagai orang yang baik dan suka menolong orang lain. "Artinya tidak memiliki salah apapun sama keluarga. Biasa saja. Sama istri gemati (perhatian) juga dengan semua juga gemati," terang Tumijah, Kamis (23/6/2022).
Tumijah mengatakan, sehari-hari perilaku yang bersangkutan sangat baik dan sangat dekat dengan keluarga. Bapak satu anak tersebut sangat perhatian terhadap keluarganya.
Sebelum nekat bunuh diri di Imogiri, Suryanto memang berada di Dusun Legundi, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, tanah kelahirannya. Selasa (21/6/2022) siang, Suryanto pamit mau pulang ke kontrakan di Bantul. "Dia pamit ke saya, katanya mau mancing," terang dia.
Baca juga: Pesawat Susi Air Kecelakaan di Mimika, Ini Daftar Nama Pilot dan 6 Penumpang
Selama berada di Legundi, Tumijah mengungkapkan jika Suryanto tidak menunjukan perilaku yang aneh. Hanya saja, di hari terakhir tersebut Suryanto sudah membeli bunga tabur dan kemenyan.
Hari itu, Suryanto ingin ziarah ke kuburan bapaknya namun urung dilakukan, sehingga dibuang begitu saja. Suryanto memang memiliki kebiasaan berziarah ke makam bapaknya di hari-hari tertentu.
Tumijah mengatakan, sehari-hari perilaku yang bersangkutan sangat baik dan sangat dekat dengan keluarga. Bapak satu anak tersebut sangat perhatian terhadap keluarganya.
Sebelum nekat bunuh diri di Imogiri, Suryanto memang berada di Dusun Legundi, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, tanah kelahirannya. Selasa (21/6/2022) siang, Suryanto pamit mau pulang ke kontrakan di Bantul. "Dia pamit ke saya, katanya mau mancing," terang dia.
Baca juga: Pesawat Susi Air Kecelakaan di Mimika, Ini Daftar Nama Pilot dan 6 Penumpang
Selama berada di Legundi, Tumijah mengungkapkan jika Suryanto tidak menunjukan perilaku yang aneh. Hanya saja, di hari terakhir tersebut Suryanto sudah membeli bunga tabur dan kemenyan.
Hari itu, Suryanto ingin ziarah ke kuburan bapaknya namun urung dilakukan, sehingga dibuang begitu saja. Suryanto memang memiliki kebiasaan berziarah ke makam bapaknya di hari-hari tertentu.
Lihat Juga :