Mudik Sukses Berkat Kerja Sama Stakeholder dan Media

Rabu, 22 Juni 2022 - 21:55 WIB
loading...
A A A
Dari kesimpulan itu akhirnya dilakukan beberapa simulasi. Pertama contraflow. Ada namanya volume capacity ratio di angka 0,6. Jika 180.000 kendaraan volume rasionya 1 lebih. Kalau sudah begitu artinya kendaraan sudah stuck alias tidak bisa bergerak.

“Akhirnya kami bersama teman-teman stakeholder mengambil keputusan mengambil rekayasa contraflow. Itu pun belum mengurai. Kemudian kami melakukan rekayasa one way dari 4 jalur menjadi 8 jalur dengan menambah kapasitas ruas jalan ke arah timur kita tutup semua. Penerapan one way ternyata angkanya masih 0,9 dan masih terjadi macet. Akhirnya kita simulasi dengan membatasi kendaraan sumbu 3 ke atas. Ini pun masih di angka 0,8 dan masih macet. Akhirnya diambil kebijakan ganjil genap dengan harapan kemacetan bisa berkurang 30%,” ujar jenderal bintang satu itu.

Setelah disepakati akhirnya bersama stakeholder akan menerapkan beberapa simulasi jika terjadi kemacetan. Pertama contraflow, one way, pembatasan sumbu tiga ke atas dan ganjil genap. Rekayasa itu disepakati dari KM 47 sampai KM 414 Kalikangkung Semarang. Termasuk jam-jamnya kita atur.

Yang menarik adalah sosialisasi kepada masyarakat sejak awal bahwa tanggal sekian akan dilakukan ganjil genap, one way, contra flow dan seterusnya. Jamnya juga dikasih tahu termasuk arus balik.

“Di sinilah kekuatan media melakukan sosialisasi dengan harapan masyarakat turut memahami dan mengikuti arahan dari kami sehingga mereka yang akan mengatur sendiri perjalanannya. Kapan saya harus pulang dan harinya disesuaikan dengan pelat mobil. Dan alhamdulillah usaha tersebut berhasil. Ini berkat media yang masif memberikan informasi sampai pada hari H pelaksanaan arus mudik,” katanya.

Aan menyebut peran masyarakat saat mudik Lebaran kemarin sangat luar biasa. Mereka tertib mengikuti arahan dari pemerintah. Apalagi ada imbauan dari Presiden Jokowi untuk mudik lebih awal. Itu sangat membantu sekali. “Awalnya kita prediksi mudik akan terjadi tanggal 26 April, tapi sebaliknya malah lancar. Kita tahu karena kita terus memantau CCTV bagaimana pergerakan masyarakat saat arus dan balik Lebaran,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Rekomendasi
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved