Kualitas Udara di Jakarta Dipicu Banyak Faktor, Salah Satunya Pergantian Musim

Selasa, 21 Juni 2022 - 11:51 WIB
loading...
A A A
"Ternyata, angin bukan hujan lebih berdampak kepada adanya polusi udara atau enggak. Ada angin-turun polusi rendah, tidak ada angin-naik polusi tinggi," jelasnya. Baca: Luncurkan 30 Bus Listrik Transjakarta, Anies: Upaya Atasi Kemacetan dan Polusi Udara di Ibu Kota

Piotr menambahkan, WFO bukan faktor utama yang menjadi penyebab kualitas udara memburuk. Namun diakuinya dengan Work Fror Home (WFH) seperti di masa PPKM, akan membuat udara lebih baik karena para pekerja tidak keluar rumah yang artinya tidak menggunakan kendaraan yang bisa memperburuk kualitas udara.

"Nah, kalau dilihat WFO, artinya semua orang ke kantor naik kendaraan dan fix polusi udaranya tinggi. Logikanya, dengan WFH terbalik. No cars. No pollution. Tahun lalu, dengan adanya PPKM Darurat, bener-bener tidak ada mobil di jalan. Dengan adanya lockdown di kota2 besar lain di seluruh dunia, polusi udara bisa membaik sampai 50% Jadi, di Jabodetabek harusnya juga ya," cuitnya.

Sementara itu, CEO landscape.id Agus P Sari turut mengomentari permasalah polusi udara di Ibu Kota. Ia menyatakan sumber polusi udara di Jakarta bisa dari PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) yang berada di luar Jakarta.

"Di Jakarta, PLTU (di sekitar Jakarta) adalah kurang dikit dari setengah. Kalau sumber lain berkurang, polusi berkurang. Hujan juga akan melarutkan polusi dan menjatuhkannya ke tanah. Biasanya habis hujan polusi berkurang," ucap Agus melalui akun Twitter @agussari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Bayar Pajak Kendaraan...
Bayar Pajak Kendaraan Bisa di PRJ 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved