Rai Mantra: Tes Massif untuk Mempercepat Penanganan Covid-19
Rabu, 24 Juni 2020 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Selebihnya Rai Mantra yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar Dewa Gede Rai menambahkan, nantinya dalam persiapan menuju adaptasi kebiasaan baru, pihaknya mengajak semua masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Dalam menuju adaptasi kebiasaan baru, dengan adanya kegiatan seperti PKM ini, desa-desa sudah mandiri, banjar-banjar juga kita harapkan mandiri. Bagaimana mereka bisa mengatasi permasalahannya itu dan kebijakan kebijakannya. Baik itu arahan dari Pemrintah Pusat, dari Pemerintah Provinsi, maupun dari Pemerintah Kota Denpasar , mereka bisa pahami secara bersama,” katanya.
Sementara Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra mengatakan, rapid test di wilayah Desa Padangsambian Kelod dilaksanakan menyusul adanya salah satu warga yang merupakan pedagang di Pasar Kumbasari terpapar virus Covid-19 dan meninggal dunia, disusul oleh hasil trecking didapatkan ada tiga keluarga lainnya yang terpapar positif Covid. Selanjutnya setelah ditracking kembali terdapat 211 orang yang sempat kontak secara langsung dan tidak langsung, untuk itu dilaksanakanlah test rapid ini yang dipusatkan di Banjar Abasan.
“Dari hasil rapid test, sebanyak 127 warga yang sudah di test dari pagi sampai siang tadi, satu warga dinyatakan hasilnya reaktif dan sisanya dinyatakan non reaktif. Setelah dirapid test ini kami berharap tidak ada penambahan penularan virus lagi, dan untuk masyarakat diharapkan tetap menjaga imun tubuh dengan teratur berolahraga serta tetap menggunakan masker,” kata Gede Wijaya.
“Dalam menuju adaptasi kebiasaan baru, dengan adanya kegiatan seperti PKM ini, desa-desa sudah mandiri, banjar-banjar juga kita harapkan mandiri. Bagaimana mereka bisa mengatasi permasalahannya itu dan kebijakan kebijakannya. Baik itu arahan dari Pemrintah Pusat, dari Pemerintah Provinsi, maupun dari Pemerintah Kota Denpasar , mereka bisa pahami secara bersama,” katanya.
Sementara Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra mengatakan, rapid test di wilayah Desa Padangsambian Kelod dilaksanakan menyusul adanya salah satu warga yang merupakan pedagang di Pasar Kumbasari terpapar virus Covid-19 dan meninggal dunia, disusul oleh hasil trecking didapatkan ada tiga keluarga lainnya yang terpapar positif Covid. Selanjutnya setelah ditracking kembali terdapat 211 orang yang sempat kontak secara langsung dan tidak langsung, untuk itu dilaksanakanlah test rapid ini yang dipusatkan di Banjar Abasan.
“Dari hasil rapid test, sebanyak 127 warga yang sudah di test dari pagi sampai siang tadi, satu warga dinyatakan hasilnya reaktif dan sisanya dinyatakan non reaktif. Setelah dirapid test ini kami berharap tidak ada penambahan penularan virus lagi, dan untuk masyarakat diharapkan tetap menjaga imun tubuh dengan teratur berolahraga serta tetap menggunakan masker,” kata Gede Wijaya.
(ars)
Lihat Juga :