Pembunuh Bripda Diego Rumaropen di Papua Kelompok Eguianus Kogoya

Senin, 20 Juni 2022 - 16:30 WIB
loading...
Pembunuh Bripda Diego...
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri. Foto: Sandy/SINDOnews
A A A
JAYAPURA - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri menyebutkan, pelaku pembacokan satu anggota Brimob atas nama Bripda Diego Rumaropen, di Distrik Napua Jayawijaya, adalah KKB Nduga atau pimpinan Eguianus Kogoya.

Hal ini dikatakan Kapolda, kepada awak media sesaat setelah melepas tim Bakti Sosial Religi dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76 di Mapolda Papua.

"Yang sebagaimana saya sampaikan kemarin, dan sudah bisa kita simpulkan dugaan kuat ini. Memang dilakukan oleh kelompok Nduga (Pimpinan Egianus Kogoya) dan tentunya kekuatan telah saya kirim ke Wamena," kata Kapolda, kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Penampakan Puluhan Personel Brimob Bersenjata Lengkap saat Diterjunkan ke Yahukimo Papua

Sementara itu, dua pucuk senjata api laras panjang jenis AK101 dan Styer yang dibawa kabur pelaku dikatakan Kapolda sudah menuju Kabupaten Nduga.

"Laporan terakhir dari lapangan sudah menuju ke Nduga. Sehingga kami telah mengambil langkah-langkah dan saya sudah koordinasi dengan Pangdam XVII Cenderawasih, untuk mengingatkan pos-pos kita yang ada, baik pos TNI maupun Brimob dan jajaran supaya meningkatkan kewaspadaan," jelasnya.

Dikatakan, pihaknya akan mengirimkan pasukan Brimob untuk melakukan upaya penegakkan hukum terhadap para pelaku.

Baca: Kronologi Anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen Meninggal Diserang OTK di Papua

"Kami tidak akan membiarkan siapapun yang ada di negara ini yang seenaknya melakukan kekerasan-kerasan, baik terhadap masyarakat kecil maupun aparat. Sehingga tentunya kita telah mempersiapkan perkuatan tambahan untuk melakukan kegiatan-kegiatan kepolisian yang ditingkatkan untuk bisa menangkap para pelaku," tegasnya.

"Saya berharap, kedepan tidak ada lagi kekerasan-kerasan yang dilakukan oleh siapapun atas nama apapun untuk membuat situasi di tanah Papua selalu tidak nyaman," sambungnya.

Dirinya juga meminta semua pihak tidak perlu berspekulasi dan berkomentar atas peristiwa tersebut, dan mengaitkan dengan politik.

Baca: Kronologi Tertembaknya Anggota Brimob oleh KKB Lamek Alepki Taplo di Kiwirok Papua

"Tidak perlu komentar-komentar lain saling mencurigai, tentunya kepolisian punya langkah-langkah yang profesional untuk mengatakan ini. Tidak ada kaitannya dengan politik. Ini murni kejahatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang memang selalu berseberangan dengan negara," tegasnya.

"Besok saya akan ke Wamena untuk bisa mengevaluasi secara menyeluruh. Apabila secara intenal ini ada kesalahan prosedur oleh Komandan Kompi, tentunya ini akan dikenakan hukuman yang berlaku di institusi Polri," tukasnya.

Sebelumnya diketahui, pada Sabtu (18/6), personel Brimob Polda Yon D Wamena atas nama Bripda Diego Rumaropen, tewas dibacok OTK di Distrik Papua Jayawijaya.

Korban dibacok saat berburu bersama AKP Rustam yang saat kejadian sedang mengecek hewan yang berhasil di tembak. Setelah membacok korban, pelaku membawa kabur dua senjata api laras panjang jenis AK 101 dan Styer.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Profil Irjen Pol Arif...
Profil Irjen Pol Arif Budiman, Jenderal Brimob yang Kini Menjabat Kapolda Maluku Utara
Brimob Sterilisasi Stadion...
Brimob Sterilisasi Stadion JIS Jelang Laga Persija vs Semen Padang
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Brimob Jaga Ketat Gedung...
Brimob Jaga Ketat Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Ada Apa?
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Brimob Kawal Pemindahan...
Brimob Kawal Pemindahan WNA Terduga Judi Online di Hayam Wuruk Plaza
Ratusan WNA Sindikat...
Ratusan WNA Sindikat Judi Online Internasional Dipindahkan, Brimob Bersenpi Bersiaga
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Berita Terkini
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved