Penyakit Mematikan di Era Pangeran Diponegoro, Ratusan Ribu Warga Meninggal

Minggu, 19 Juni 2022 - 07:38 WIB
loading...
A A A
Antara bulan April - Agustus 1821 wabah kolera benar-benar begitu ganas. Di Jawa wabah itu menyerang penduduk yang tidak memiliki kekebalan alamiah terhadap penyakit tersebut. Dibawa oleh para pelaut dari Pulau Pinang dan Melaka ke Pantai Utara Jawa, wabah itu pertama kali menjangkiti Kampung Melayu (kompleks kaum pendatang dari Semenanjung Melayu) di Terboyo, Semarang.

Pada awal Mei, wabah itu kian menyebar ke sepanjang Pantai Utara dengan serangan yang sangat mematikan terjadi di ibu kota kolonial Batavia. Dimana ada 156 orang yang dilaporkan tewas dalam sehari. Wabah itu terus merambah hingga Surabaya, dimana warga yang meninggal setiap harinya mencapai jumlah 76 orang.

Di awal Agustus serangan kolera mematikan masih terjadi di Jawa Timur, terutama di Surabaya, Madura, dan ujung timur. Tercatat total korban mencapai 110.000 orang atau sekitar 7 persen dari seluruh jumlah penduduknya.

Langka dan mahalnya kebutuhan pokok dan kenyataan bahwa wabah itu sedang ganas - ganasnya selama bulan puasa, ketika pertahanan penduduk terhadap serangan penyakit sedang lemah, mungkin menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka kematian. Bagi mereka yang beruntung bisa bertahan hidup, ingatan akan bulan-bulan yang mengerikan di tahun 1821 tetap sangat mengguncang jiwa.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Pedagang Korban Tertabrak...
Pedagang Korban Tertabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia
Lansia Korban Penyiraman...
Lansia Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Meninggal
Viral! Imam Masjid Meninggal...
Viral! Imam Masjid Meninggal Dunia saat Sujud Salat Subuh
Jejak Terakhir Pangeran...
Jejak Terakhir Pangeran Diponegoro di Tanah Jawa, Tinggal selama 26 Hari di Jakarta
3 Teror Hantui Keluarga...
3 Teror Hantui Keluarga Arya Daru, Apa Saja?
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Peabo Bryson Meninggal...
Peabo Bryson Meninggal Dunia, Suara Legendaris Disney Kini Tinggal Kenangan
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved