Gagal Perkosa Remaja Putri karena Menstruasi, Pelaku Marah dan Menyekapnya di Lemari

Jum'at, 17 Juni 2022 - 03:03 WIB
loading...
Gagal Perkosa Remaja...
Lokasi penyekapan remaja perempuan berinisial IR. Pelaku marah dan menyekap korban usai gagal memperkosanya karena menstruasi. Foto: MPI/Avirista Midada
A A A
MALANG - Motif penyekapan remaja perempuan di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang hingga upaya perkosaan akhirnya terungkap.

Remaja berinisial IR (19) ini menjadi korban penyekapan oleh YD (49) warga Banyuwangi yang tinggal di rumah kontrakannya di Dusun Untung Suropati, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Baca juga: Pria Sekap Remaja Putri Selama 11 Jam karena Punya Masalah Pribadi dengan Orang Tua Korban

Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi mengungkapkan, awalnya pelaku berniat mengajak korbannya untuk mengambil ijazah yang tertahan di sekolahnya. Tetapi yang bersangkutan justru berniat menyetubuhi IR di rumah kontrakannya.

"Korban diajak ke rumahnya, lalu pelaku ini berupaya untuk memperkosa korban. Karena korban melawan, akhirnya tangannya diikat," kata Donny ditemui wartawan di Mapolres Malang, Kamis (16/6/2022).



Pelaku pun lantas melepaskan pakaian korban dan hendak melaksanakan niatnya menyetubuhi korban. Tetapi aksi itu dihentikannya karena korban tengah menstruasi. "Karena kesal tidak bisa menyetubuhi, pelaku akhirnya menyekap korban di lemari rumahnya," ujar dia.

Baca juga: Toko Sembako dan Pom Bensin Mini Terbakar, Ibu dan Balita Tewas

Pengakuan pelaku ia menyukai korban IR. Tak hanya itu, antara orang tua korban dan pelaku ini juga saling kenal dan berteman. Pernah suatu ketika saat pelaku datang ke rumah korban, orang tua korban mengeluhkan ijazah anaknya yang tertahan karena faktor ekonomi.

"Saat berkunjung ke rumah korban itu, ayah dan korban mengeluh karena ijazah korban tertahan akibat faktor ekonomi. Akhirnya keluhan itu dimanfaatkan oleh pelaku melancarkan aksinya,” tutunya.

Keesokan harinya disebut Donny, pelaku lantas menjemput korban di rumahnya. Kebetulan saat itu ayah korban tidak ada di rumah, sehingga pelaku leluasa menjemput IR.

Baca juga: Mendadak Diterjang Banjir Rob, Warga Pesisir Pasuruan Kelimpungan

Polisi juga mengungkap, identitas asli pelaku yang diketahui berinisial YD warga Kabupaten Banyuwangi, ternyata berinisial AW. "Fotokopi kartu keluarga yang kami sita dari pemilik kontrakan yang didapat dari pelaku bernama Agus Wicaksono. Tapi saat kami interogasi ia mengakui bernama Yonathan Deny," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan menjadi korban penyekapan di sebuah rumah kontrakan di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Kamis (9/6/2022) lalu. Korban disekap di dalam lemari di sebuah kamar yang terkunci selama 11 jam sejak pukul 09.00 - 20.00 WIB.

Korban berhasil melarikan diri usai mendobrak lemari yang terkunci dan kabur dari pintu belakang rumah kontrakan tersebut. Selanjutnya korban meminta tolong warga sekitar dan membawanya melapor ke polisi.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Rekomendasi
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Rahasia Mudah Booyah...
Rahasia Mudah Booyah di Free Fire, Ini 10 Tips dari Kreator Konten Falintino
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Berita Terkini
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved