Mendadak Diterjang Banjir Rob, Warga Pesisir Pasuruan Kelimpungan
Kamis, 16 Juni 2022 - 14:24 WIB
loading...
Banjir rob merendam wilayah Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Kamis (16/6/2022) siang. Foto/iNews TV/Jaka Samudra
A
A
A
PASURUAN - Banjir rob tiba-tiba menerjang permukiman penduduk di wilayah Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Kamis (16/6/2022) siang. Akibatnya, warga kelimpungan karena aktivitasnya terganggu.
Baca juga: Pemkot Surabaya Kebut Normalisasi dan Pembersihan Saluran Primer Atasi Banjir Rob
Bahkan, sejumlah pedagang di sekitar pesisir pantai memilih menutup tempat jualannnya, karena kondisi air terus naik. Hal serupa terjadi pada para nelayan, yang memilih tidak melaut karena kondisi air lagi naik dan sulit mencari BBM.
Selain di wilayah Kota Pasuruan, banjir rob juga menerjang 10 desa di wilayah Kabupaten Pasuruan. Banjir rob tersebut, terjadi di Kecamatan Nguling, Kecamatan Lekok, dan Kecamatan Kraton.
Baca juga: Mencekam! Rentetan Tembakan dan Aksi Kejar-kejaran Warnai Penggerebekan Kampung Narkoba di Medan
Salah satu pedagang di pesisir Kota Pasuruan, Siti Aminah mengaku, terpaksa menutup seluruh tempatnya berjualan karena banjir rob. "Airnya tiba-tiba naik, jalan tertutup air, dan tak ada pembeli. Makanya saya tutup saja," ungkapnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Kebut Normalisasi dan Pembersihan Saluran Primer Atasi Banjir Rob
Bahkan, sejumlah pedagang di sekitar pesisir pantai memilih menutup tempat jualannnya, karena kondisi air terus naik. Hal serupa terjadi pada para nelayan, yang memilih tidak melaut karena kondisi air lagi naik dan sulit mencari BBM.
Selain di wilayah Kota Pasuruan, banjir rob juga menerjang 10 desa di wilayah Kabupaten Pasuruan. Banjir rob tersebut, terjadi di Kecamatan Nguling, Kecamatan Lekok, dan Kecamatan Kraton.
Baca juga: Mencekam! Rentetan Tembakan dan Aksi Kejar-kejaran Warnai Penggerebekan Kampung Narkoba di Medan
Salah satu pedagang di pesisir Kota Pasuruan, Siti Aminah mengaku, terpaksa menutup seluruh tempatnya berjualan karena banjir rob. "Airnya tiba-tiba naik, jalan tertutup air, dan tak ada pembeli. Makanya saya tutup saja," ungkapnya.
Lihat Juga :