Viral! Warung Nasi Uduk di Muara Karang Sediakan Lauk Olahan Babi, Ini Penampakannya
Rabu, 15 Juni 2022 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu didepan toko terdapat disebuah etalase yang dipenuhi sejumlah perlengkapan dan perkakas warung nasi. Beberapa meja juga nampak menutup depan muka warung. Tidak ada hal yang menonjol seperti menu masakan yang menawarkan menu olahan babi.
Sebelumnya, Muhammad Raji Firdana, wirausaha muda asal Aceh di Jakarta menceritakan pengalamannya bersama keluarga singgah di warung yang menjual nasi gurih dendeng babi di Muara Karang, Pluit saat mencari sarapan pagi.
Ia berbagi kisah itu melalui akun Facebook Muhammad Raji Firdana disertai dengan foto nasi gurih dendeng babi.Mulanya Raji dan keluarga mendatangi warung nasi gurih Aceh (serupa nasi uduk) langganannya di Pluit, tapi ternyata hari itu tutup. Ia pun mencari opsi lain di Google. Baca juga: Viral Rumah Makan Padang Jual Gulai Babi, Kasatpol PP DKI: Kita Koordinasi Dulu
”Singkat cerita, hasil dari gugling ketemu lah @nasi_uduk_aceh77 yg lokasi masih seputaran Pluit juga. Sambil buru-buru langsung ke lokasi pasar Muara Karang, pas sampe di lokasi kita ga curiga sama sekali karena brand yang dimunculinkan “Nasi uduk Aceh”, tapi pas ngeliat dendengnya punya warna yang unik dan beda dengan dendeng yang biasa kita liat di Aceh,” tulis Raji Firdana.
Raji penasaran lalu bertanya ke orang warung, tapi pertanyaannya malah tak digubris. ”Malah pelanggan di situ yang jawab, rupanya bener aja, dendeng yang dijual rupanya ga halal, dan berbahan dasar babi. “Seinget” saya malah karyawan disitu ada yang pake jilbab. Setelah itu kita langsung pulang dan cari sarapan di tempat lain,” ujar Raji.
Raji mengecam penabalan nama Aceh pada makanan tidak halal seperti nasi dendeng babi yang dijual warung terebut, mengingat Aceh sangat identik dengan Islam dan dapat kewenangan otonomi khusus dari pemerintah pusat untuk menjalankan hukum syariat Islam.
Sebelumnya, Muhammad Raji Firdana, wirausaha muda asal Aceh di Jakarta menceritakan pengalamannya bersama keluarga singgah di warung yang menjual nasi gurih dendeng babi di Muara Karang, Pluit saat mencari sarapan pagi.
Ia berbagi kisah itu melalui akun Facebook Muhammad Raji Firdana disertai dengan foto nasi gurih dendeng babi.Mulanya Raji dan keluarga mendatangi warung nasi gurih Aceh (serupa nasi uduk) langganannya di Pluit, tapi ternyata hari itu tutup. Ia pun mencari opsi lain di Google. Baca juga: Viral Rumah Makan Padang Jual Gulai Babi, Kasatpol PP DKI: Kita Koordinasi Dulu
”Singkat cerita, hasil dari gugling ketemu lah @nasi_uduk_aceh77 yg lokasi masih seputaran Pluit juga. Sambil buru-buru langsung ke lokasi pasar Muara Karang, pas sampe di lokasi kita ga curiga sama sekali karena brand yang dimunculinkan “Nasi uduk Aceh”, tapi pas ngeliat dendengnya punya warna yang unik dan beda dengan dendeng yang biasa kita liat di Aceh,” tulis Raji Firdana.
Raji penasaran lalu bertanya ke orang warung, tapi pertanyaannya malah tak digubris. ”Malah pelanggan di situ yang jawab, rupanya bener aja, dendeng yang dijual rupanya ga halal, dan berbahan dasar babi. “Seinget” saya malah karyawan disitu ada yang pake jilbab. Setelah itu kita langsung pulang dan cari sarapan di tempat lain,” ujar Raji.
Raji mengecam penabalan nama Aceh pada makanan tidak halal seperti nasi dendeng babi yang dijual warung terebut, mengingat Aceh sangat identik dengan Islam dan dapat kewenangan otonomi khusus dari pemerintah pusat untuk menjalankan hukum syariat Islam.
Lihat Juga :