6 Bangunan Tertua di Jakarta, Nomor 1 Dibangun Tahun 1640 yang Dulunya Gereja
Selasa, 14 Juni 2022 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada April 1974, tempat ini diberi nama Museum Fatahillah oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Di museum ini terdapat koleksi benda peninggalan Belanda, mulai dari logam, tekstil, kristal, hingga keramik.
3. Gedung Kesenian Jakarta
Gedung Kesenian Jakarta adalah bangunan tua yang berada di Jakarta. Gedung ini mempunyai gaya bangunan neo-renaissance, yang didirikan pada 1821 di Weltevreden. Ketika itu, bangunan tersebut dikenal dengan Theater Schouwburg Weltevreden atau disebut Gedung Komedi.
Gedung Kesenian Jakarta digunakan sebagai tempat seniman mempertunjukkan hasil kreasinya, mulai dari drama, film, sastra, hingga teater. Baca juga: Wisata Religi : Mengenal Masjid Tertua di Indonesia
4. Menara Syahbandar
Awalnya, Menara Syahbandar adalah sebuah benteng. Pada abad ke-16, digunakan sebagai Benteng Cuylenburg yang kemudian dihancurkan dan dibangun menjadi menara. Menara ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1839 yang dikenal sebagai Uitkijk.
Saat itu, menara berfungsi sebagai tempat memantau kapal yang keluar masuk Batavia melalui jalur laut. Menara ini juga dijadikan sebagai kantor pabean. Menara Syahbandar mempunyai tinggi 12 meter dan terdiri dari tiga lantai yang dapat dikunjungi. Di lantai paling atas menara, pengunjung dapat melihat pemandangan sekitar, Museum Bahari, hingga Tugu Pantura.
3. Gedung Kesenian Jakarta
Gedung Kesenian Jakarta adalah bangunan tua yang berada di Jakarta. Gedung ini mempunyai gaya bangunan neo-renaissance, yang didirikan pada 1821 di Weltevreden. Ketika itu, bangunan tersebut dikenal dengan Theater Schouwburg Weltevreden atau disebut Gedung Komedi.
Gedung Kesenian Jakarta digunakan sebagai tempat seniman mempertunjukkan hasil kreasinya, mulai dari drama, film, sastra, hingga teater. Baca juga: Wisata Religi : Mengenal Masjid Tertua di Indonesia
4. Menara Syahbandar
Awalnya, Menara Syahbandar adalah sebuah benteng. Pada abad ke-16, digunakan sebagai Benteng Cuylenburg yang kemudian dihancurkan dan dibangun menjadi menara. Menara ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1839 yang dikenal sebagai Uitkijk.
Saat itu, menara berfungsi sebagai tempat memantau kapal yang keluar masuk Batavia melalui jalur laut. Menara ini juga dijadikan sebagai kantor pabean. Menara Syahbandar mempunyai tinggi 12 meter dan terdiri dari tiga lantai yang dapat dikunjungi. Di lantai paling atas menara, pengunjung dapat melihat pemandangan sekitar, Museum Bahari, hingga Tugu Pantura.
Lihat Juga :