Update Kasus Manusia Menikah dengan Kambing di Gresik, Polisi Periksa 18 Saksi

Senin, 13 Juni 2022 - 15:51 WIB
loading...
Update Kasus Manusia Menikah dengan Kambing di Gresik, Polisi Periksa 18 Saksi
Ritual manusia kawin dengan kambing. Foto: Istimewa
A A A
GRESIK - Kepolisian Resor (Polres) Gresik memastikan, melakukan penyelidikan peristiwa pernikahan manusia dan kambing, di Pesanggrahan Ki Ageng Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng.

Kasatreskrim Polres Gresik, Iptu Wahyu Rizki Saputro menyatakan, ada 18 saksi yang diperiksa. Sedikitnya ada empat komponen masyarakat yang melaporkan kejadian itu, karena ada keresahan yang luar biasa di masyarakat Gresik.

“Kita sudah memeriksa tiga orang pengadu. Dan hari, ini rencana kita mau memeriksa 18 orang saksi,” ucapnya, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Protes Manusia Kawin dengan Hewan, Kantor DPRD Gresik Dikirimi Kambing

Dari data yang dihimpun, tiga pengadu berasal dari Aliansi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG), Warga Cerdas (WC) Gresik, dan Informasi dari Rakyat (IDR). Sedangkan satu pengadu dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik.

Sebelumnya, Perwakilan Aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik Abdullah Syafii mengatakan, pihaknya dimintai keterangan terkait pengaduan yang dilayangkan organisasinya.

Di sana, pihaknya juga menyerahkan video yang menjadi dasar atas aduan tersebut.

Baca: Gresik Gempar! Heboh Pria Menikah dengan Kambing

“Kami sudah serahkan bukti video terkait pernikahan manusia dengan kambing, kepada penyidik. Semoga ini bisa menjadi atensi oleh Kepolisian Gresik,” katanya.

Menurut Syafik, seluruh pihak yang terlibat dan hadir di lokasi tersebut bisa terkena sanksi pidana setidaknya 5 tahun.

“Hal tersebut sesuai dengan Pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 UU ITE, pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama,” ucapnya.

Seperti diberitakan, seorang pria beristri Saiful Arif (44), warga Desa Kelampok, Kecamatan Benjeng, Gresik, menikahi seekor kambing betina. Peristiwa aneh itu terjadi, pada Minggu (5/6/2022) di Peanggrahan Ki Ageng Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, Jawa Timur.
(san)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1095 seconds (10.177#12.26)