Kawasan Karst Maros-Pangkep Tak Boleh Disentuh Perusahaan Tambang

Minggu, 12 Juni 2022 - 15:50 WIB
loading...
Kawasan Karst Maros-Pangkep...
Kawasan karst Rammang-rammang geopark Maros Pangkep yang disiapkan menjadi UNESCO Global Geopark. Foto: Sindonews/Muctamir Zaide
A A A
MAROS - Kawasan Karst Maros- Pangkep selangkah lagi menuju UNESCO global Geopark . Tim asesor dari luar negeri akan datang ke Indonesia untuk melakukan penilaian.

Rencananya, asesmen bakal dilakukan selama tiga hari oleh dua orang asesor, yaitu Dr Martina Paskova, warga negara Ceko yang merupakan Assisten Profesor Geografi di University of Hradec Králové (Ceko). Paskova telah terlibat dalam gerakan geopark selama hampir 14 tahun.

Baca Juga: Kemenparekraf Dukung Geopark Maros Pangkep Masuk UNESCO Global Geopark

Asesor kedua adalah Jakob Wallge Hansen, warga negara Denmark yang merupakan Kepala Penjangkauan dan Pendidikan Geopark Global UNESCO Odsherred dan Ketua Masyarakat Geologi Denmark.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan, Muh Jufri mengatakan, rencananya tim asesor akan melakukan asesmen selama 3 hari, terhitung mulai 15-17 Juni 2022. Jufri membeberkan, Komite Nasional Geopark Indonesia sendiri sudah melakukan pra-asesmen.

"Hasilnya, ada sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti oleh Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep sebelum menyambut asesor UNESCO," jelasnya.

Setidaknya, ada 17 halaman yang dipaparkan oleh Komite Nasional Geopark Indonesia. Di antaranya terkait aspek kebersihan dan keamanan.

"Hasil pra asesmen itu kami tindaklanjuti untuk dijadikan prioritas. Jadi antisipasi detail sudah dilakukan oleh Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep bersama dengan Disbudpar Sulsel, juga pemerintah kabupaten setempat," katanya.

Setelah resmi berstatus global Geopark, dia menegaskan, jika salah satu kawasan karst terbesar di dunia tersebut, tak boleh menjadi area tambang.

"Di sana-kan (Maros) ada Bosowa dan Tonasa di Pangkep, tapi sudah ada koordinasi dan MoU yang kita buat. Sudah ada komitmen bersama bahwa mereka ini tidak akan merusak, mengganggu karst yang menjadi ketentuan Geopark Maros - Pangkep," bebernya.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Dukung Penuh Infrastruktur Geopark Maros-Pangkep

Sementara, Sekretaris Disbudpar Sulsel, Devo Khaddafi menuturkan, ada 6 indikator utama yang menjadi aspek penilaian dari tim asesor UNESCO.

Yaitu aspek Geosite, Biosite, Culturesite, aspek konservasi, penelitian pendidikan, serta aspek kemitraan dan pemberdayaan masyarakat.

"Ini akan menjadi kebanggaan buat kita apabila kawasan Geopark Maros Pangkep bisa tercacat sebagai warisan dunia. Tentunya ini juga akan menjadi nilai tambah bagi industri pariwisata Sulsel," jelas Devo.

General Manager Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep, Dedy Irfan menjelaskan, inisiasi Geopark Maros Pangkep untuk masuk dalam UNESCO Global Geopark telah dimulai sejak tahun 2015. Pada tahun November 2017, Geopark Maros Pangkep ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh pemerintah pusat. Lalu pada tahun 2019, pemerintah pusat mengusulkan Geopark Maros Pangkep untuk menjadi kandidat geopark dunia.

"Ini jadi sebuah kehormatan karena saat ini ada 14 geopark nasional, dan 6 di antaranya sudah berstatus global, dan Geopark Maros Pangkep menempati urutan pertama yang diusulkan menjadi kandidat global geopark UNESCO," beber Dedy.

Baca Juga: Gubernur Dukung Penuh Geopark Maros Pangkep Menuju Pariwisata Dunia

Dedy menyebut, secara keseluruhan, total luasan kawasan Geopark Maros Pangkep mencapai 5.077,61 kilometer persegi atau 525.160,73 hektar. Kawasan ini tersebar di daratan Maros Pangkep sampai kepulauan Spermonde. Luas kawasan karstnya mencapai 43 ribu hektare.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang GFNY Belitung,...
Jelang GFNY Belitung, Komunitas Roadbike Susuri Geopark Tercantik Dunia
Keindahan Curug Larangan,...
Keindahan Curug Larangan, Air Terjun Eksotis di Geopark Ciletuh Pelabuhanratu
Kepala Bappeda Jatim...
Kepala Bappeda Jatim Harap Hadirnya Forum Geopark Dapat Memaksimalkan Potensi Pengelolaan Geopark
Geopark Ijen Dikukuhkan...
Geopark Ijen Dikukuhkan sebagai UNESCO Global Geopark, Khofifah: Ini Butuh Perjuangan Panjang
UNESCO Tetapkan Gunung...
UNESCO Tetapkan Gunung Ijen Jadi Global Geopark, Khofifah: Diharapkan Dongkrak Wisatawan ke Jatim
Wow! UNESCO Tetapkan...
Wow! UNESCO Tetapkan Geopark Merangin sebagai Warisan Dunia
UNESCO Sahkan Green...
UNESCO Sahkan Green Card Geopark Toba, Anggota DPR Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Berdasarkan Zonasi
Bane Manalu Minta Pengelolaan...
Bane Manalu Minta Pengelolaan Geopark Dipindah dari Kementerian ESDM ke Kemenpar
Legislator PDIP Yakin...
Legislator PDIP Yakin Status Geopark Kaldera Toba Bisa Dipertahankan
Rekomendasi
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV di Mojokerto Diserbu Peserta dari Berbagai Daerah
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved