Mantan Kades dan 2 Warga Terjaring OTT saat Peras Pedagang Pasar

Jum'at, 10 Juni 2022 - 22:59 WIB
loading...
Mantan Kades dan 2 Warga...
Mantan kades dan dua warga di Lampung Utara, terjaring OTT Polres Lampung Utara. Foto/MPI/Jimi Irawan
A A A
LAMPUNG UTARA - Polres Lampung Utara, berhasil menangkap seorang mantan kepala desa (Kades) berinisial AS, bersama dua warga berinisial AM, dan AT. Ketiganya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pungutan liar (Pungli).

Baca juga: 2 ASN Dinkes Kota Bengkulu Terjaring OTT Tim Saber Pungli Polda

Ketiga pelaku pemerasan dan pungli ini, diringkus polisi saat melakukan aksinya di Pasar Kamis Negara Ratu, Sungkai Utara, Lampung Utara. Dari ketiganya, polisi berhasil menyita barang bukti uang tunai Rp44 juta, kuitansi palsu, dan buku catatan kecil.



Wakapolres Lampung Utara, Kompol Dwi Santoso menyebutkan, ketiganya melakukan pungli dari masyarakat yang akan menggunakan kios atau ruko dengan tarif Rp2 juta-5 juta.

Baca juga: Lautan Manusia Antar KH. Dimyati Rois ke Peristirahatan Terakhir

Aksi pungli ketiganya dinilai sudah meresahkan warga. Mereka meminta secara paksa untuk sewa kios dan toko di pasar yang baru dibangun tersebut. "Jika warga tak mau membayar uang sewa kios dan toko yang mereka tentukan itu, pelaku mengancam tidak akan memberikannya," kata Dwi Santoso, Jumat (10/6/2022).

Atas keresahan itu, warga melaporkan ke Polres Lampung Utara. Kemudian polisi melakukan penyelidikan ke lokasi, dan menangkap sejumlah terduga pelaku pungli. Dari hasil pemeriksaan, akhirnya ketiganya ditetapkan sebagai tersangka.

Dwi Santoso menuturkan, dari hasil pemeriksaan ketiganya melakukan pungli atas keinginan sendiri tidak ada perintah dari siapapun, dan tidak ada dana yang mengalir kepada pejabat di Lampung Utara. "Dalam proses pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi adanya keterlibatan ataupun aliran dana ke Dinas Perdagangan Lampung Utara," ujarnya.

Baca juga: Wanita Pelaku Penipuan Investasi Bodong Rp10 Miliar Diringkus saat Sembunyi di Tangerang

Sementara, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Eko Rendi Oktama mengatakan, saat ini masih dilakukan pengembangan penyelidikan. Kasus dugaan pungli tersebut, telah terendus sejak Februari 2022.

Eko rendi mengaku, telah meminta keterangan sejumlah saksi, dan menyita barang bukti terkait praktik pungli. "Perakara ini masih tetap kita kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dan barang bukti lain. Saya tidak pandang bulu. Siapapun dia, jika terbukti bersalah akan kita jerat dengan undang-undang yang berlaku," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Kanal Aduan Jadi Kunci...
Kanal Aduan Jadi Kunci Pengungkapan Kasus Dugaan Pungli di Lapas Blitar
Pungli Mobil Derek di...
Pungli Mobil Derek di Tol Semarang-Solo, Jasa Marga Telusuri Oknum Pelaku
Diduga Peras Pengedar...
Diduga Peras Pengedar Obat Keras Rp375 Juta, Dirresnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan
Viral Aksi Pungli di...
Viral Aksi Pungli di Kota Tua, Pramono: Nggak Ada Kompromi Saya Akan Bebas Tugaskan
Kabid Propam Polda Sumut...
Kabid Propam Polda Sumut Dinonaktifkan, Diduga terkait Pemerasan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Rekomendasi
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved