Bripka HY Retak Tulang karena Terseret 5 Meter, Begini Respons Kapolres Jaksel
Jum'at, 10 Juni 2022 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Dia menerangkan, pihaknya bersyukur lantaran anggota Tim Perintis Presisi Polres Jakarta Selatan saat kejadian menggunakan peralatan lengkap, baik body fast, helmet, dan peralatan lainnya sesuai standar yang diperuntukkan anggota Polri. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan dan scaning dokter, bila tim perintis tak memakai peralatan lengkap bisa berakibat mengalami gegar otak karena terseret hingga lima meter.
"Tentu ini jadi pembelajaran, apabila dihentikan polisi agar mengikuti arahan atau instruksi dari polisi, bukan malah melawan atau sebaliknya malah melakukan tindakan-tindakan yang dapat membahayakan jiwa petugas maupun jiwa yang lain. Sebabnya, akan ada penerapan pasal pidana yang bisa kami kenakan terhadap yang melawan," katanya. Baca juga: 5 Orang Dijadikan Tersangka Pengeroyokan dan Penabrak Polisi di Jaksel
Budhi menambahkan, korban perempuan berinisial DKR (16) sendiri pasca dikeroyok empat perempuan itu ditinggalkan begitu saja dalam kondisi tergeletak di pinggir Jalan Sisingamangaraja, depan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. DKR mengalami luka pada bagian wajah dan anggota tubuh lainnya setelah dikeroyok.
"Tentu ini jadi pembelajaran, apabila dihentikan polisi agar mengikuti arahan atau instruksi dari polisi, bukan malah melawan atau sebaliknya malah melakukan tindakan-tindakan yang dapat membahayakan jiwa petugas maupun jiwa yang lain. Sebabnya, akan ada penerapan pasal pidana yang bisa kami kenakan terhadap yang melawan," katanya. Baca juga: 5 Orang Dijadikan Tersangka Pengeroyokan dan Penabrak Polisi di Jaksel
Budhi menambahkan, korban perempuan berinisial DKR (16) sendiri pasca dikeroyok empat perempuan itu ditinggalkan begitu saja dalam kondisi tergeletak di pinggir Jalan Sisingamangaraja, depan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. DKR mengalami luka pada bagian wajah dan anggota tubuh lainnya setelah dikeroyok.
(mhd)
Lihat Juga :