Bripka HY Retak Tulang karena Terseret 5 Meter, Begini Respons Kapolres Jaksel
Jum'at, 10 Juni 2022 - 17:29 WIB
loading...
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto. Foto: Dok/MNC Portal
A
A
A
JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, Anggota Tim Perintis Presisi Polres Jaksel Bripka HY hanya mengalami keretakan tulang karena terseret mobil saat menghentikan pengeroyokan seorang perempuan di Kebayoran Baru. Karena, Bripka HY menggunakan perlengkapan pelindung diri secara lengkap.
"Kalau dilihat dari benturan atau hantamannya, apabila anggota kami tidak menggunakan body fast atau helm yang khusus dipakai tim presisi, tentunya akan mengakibatkan hasil yang fatal hingga gegar otak," kata Budhi kepada wartawan, Jumat (10/6/2022). Baca juga: Ini Motif Pengeroyokan Wanita hingga Tabrak Polisi di Jakarta Selatan
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan tim dokter RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Bripka HY mengalami keretakan tulang hingga harus menjalani operasi. Bahkan, dokter menyarankan korban dipasang pen atas tulangnya yang tetak itu.
"Dokter mengatakan korban, anggota Polri hanya luka pada tulang retaknya dimungkinkan karena korban menggunakan peralatan yang lengkap," tuturnya.
"Kalau dilihat dari benturan atau hantamannya, apabila anggota kami tidak menggunakan body fast atau helm yang khusus dipakai tim presisi, tentunya akan mengakibatkan hasil yang fatal hingga gegar otak," kata Budhi kepada wartawan, Jumat (10/6/2022). Baca juga: Ini Motif Pengeroyokan Wanita hingga Tabrak Polisi di Jakarta Selatan
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan tim dokter RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Bripka HY mengalami keretakan tulang hingga harus menjalani operasi. Bahkan, dokter menyarankan korban dipasang pen atas tulangnya yang tetak itu.
"Dokter mengatakan korban, anggota Polri hanya luka pada tulang retaknya dimungkinkan karena korban menggunakan peralatan yang lengkap," tuturnya.
Lihat Juga :