Duta Petani Milenial Kembangkan Pemasaran Sayuran Online dan Berbasis Ekspor
Sabtu, 25 April 2020 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Atas prestasinya itu, pada tahun 2019 dia memperoleh penghargaan dari Bupati Tasikmalaya sebagai petani berprestasi dan memperoleh apresiasi masyarakat berprestasi dari Gubernur Jawa Barat. Bahkan di tahun yang sama, Iip menjadi nominasi petani berprestasi oleh Kementerian Pertanian RI.
Dia menjadi salah satu figur petani milenial yang sesuai dengan apa pernyataan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bahwa anak muda terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi lebih baik. Terbukti omzet usaha tani yang dikelola Iip dan timnya mencapai hingga Rp50 juta per bulan.
Dia saat ini memiliki 63 mitra usaha yang juga petani milenial di Kabupaten Tasikmalaya dan berkolaborasi aktif dengan beberapa P4S. Seperti P4S Okiagaru Cianjur, P4S Agro Priangan Okiagaru, P4S Lembang Agri, P4S Bina Karya Tasikmalaya, dan Okiagaru Indonesia Agricorp. Iip kini telah mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian.
Seperti yang dikatakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, DPM diharapkan mampu menarik generasi milenial untuk ikut berwirausaha pertanian. Sekaligus menjadi corong dalam mempercepat advokasi ke masyarakat tentang program Kementerian Pertanian. Sehingga program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya akan terus bertani dan mengembangkan berbagai usaha pertanian agar bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan umat. Sebab saya yakin dengan menanam, merawat, memanen, menjual, dan berbagi, menjadi lumbung pahala bagi saya dari Allah SWT," ucap Iip yang juga menjabat sebagai Tim Fasilitator Organik Jawa Barat.
Dia menjadi salah satu figur petani milenial yang sesuai dengan apa pernyataan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bahwa anak muda terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi lebih baik. Terbukti omzet usaha tani yang dikelola Iip dan timnya mencapai hingga Rp50 juta per bulan.
Dia saat ini memiliki 63 mitra usaha yang juga petani milenial di Kabupaten Tasikmalaya dan berkolaborasi aktif dengan beberapa P4S. Seperti P4S Okiagaru Cianjur, P4S Agro Priangan Okiagaru, P4S Lembang Agri, P4S Bina Karya Tasikmalaya, dan Okiagaru Indonesia Agricorp. Iip kini telah mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian.
Seperti yang dikatakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, DPM diharapkan mampu menarik generasi milenial untuk ikut berwirausaha pertanian. Sekaligus menjadi corong dalam mempercepat advokasi ke masyarakat tentang program Kementerian Pertanian. Sehingga program tersebut dapat dilaksanakan dengan cepat dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya akan terus bertani dan mengembangkan berbagai usaha pertanian agar bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan umat. Sebab saya yakin dengan menanam, merawat, memanen, menjual, dan berbagi, menjadi lumbung pahala bagi saya dari Allah SWT," ucap Iip yang juga menjabat sebagai Tim Fasilitator Organik Jawa Barat.
(wib)
Lihat Juga :