Fakta Pembunuhan Prajurit TNI di Bengkulu, Nomor 3 Bikin Bergidik
Kamis, 09 Juni 2022 - 12:41 WIB
loading...
Serka Halil, anggota Kodim 0425 Seluma, Bengkulu, ditemukan tewas dengan luka sabetan senjata tajam. Foto/MPI/Ismaul Yugo
A
A
A
SELUMA - Serka Halik, seorang anggota Kodim 0425 Seluma, Bengkulu, ditemukan tewas penuh luka pada Rabu (8/6/2022) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Penemuan mayat tersebut, menggemparkan warga di wilayah Ampar Gading, Kelurahan Lubuk Kebur, Kecamatan Seluma Kota.
Baca juga: Anggota TNI di Bengkulu yang Tewas Dibacok Petani Ternyata Terlibat Sengketa Lahan
Dari hasil penyelidikan, dan pengakuan tersangka, prajurit TNI ini tewas akibat dibunuh menggunakan senjata tajam. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan, yang diduga dipicu selisih paham tersebut.
Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari kasus pembunuhan terhadap Serka Halik:
Baca juga: 1 Korban Jatuhnya Helikopter di Mimika Papua Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian
1. Mayat Serka Halik ditemukan di kebun yang ada di Ampar Gading, Kelurahan Lubuk Kebur, Kecamatan Seluma Kota, Bengkulu. Mayat tersebut, ditemukan tergeletak bersimbah darah pada Rabu (8/6/2022) siang, sekitar pukul 12.00 WIB
2. Kapolres Seluma, AKBP Dharmawan Dwiharyanto menyebutkan, usai melakukan pembunuhan, pelaku yang diketahui berinisial BI (60) langsung menyerahkan diri ke Polres Seluma, dengan membawa barang bukti senjata tajam.
![Fakta Pembunuhan Prajurit TNI di Bengkulu, Nomor 3 Bikin Bergidik]()
3. Ditemukan banyak luka di tubuh korban. Luka bacok tersebut ditemukan di tangan, paha, dan sejumlah bagian tubuhnya. Pelaku yang berstatus sebagai petani, diduga membunuh korban dengan membacoknya berulang kali, hingga korban tewas bersimbah darah di kebun milik korban, yang lokasinya bersebelahan dengan kebun milik pelaku.
4. Dandim 0425 Seluma, Letkol Inf. Safrinaldi memastikan, korban tewas yang ditemukan polisi merupakan anggotanya yang bertugas di Unit Intel. Saat ini proses penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut, masih ditangani polisi.
Baca juga: Sadis! 7 Jasad Janin Bayi Hasil Aborsi Ditemukan di Kotak Makan
5. Dugaan sementara, pembunuhan sadis ini terjadi akibat sengketa lahan antara korban dengan pelaku. Lokasi kebun korban dan terduga pelaku bersebelahan. Namun, untuk memastikannya, polisi masih mendalami motif pelaku membunuh korban.
Baca juga: Anggota TNI di Bengkulu yang Tewas Dibacok Petani Ternyata Terlibat Sengketa Lahan
Dari hasil penyelidikan, dan pengakuan tersangka, prajurit TNI ini tewas akibat dibunuh menggunakan senjata tajam. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan, yang diduga dipicu selisih paham tersebut.
Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari kasus pembunuhan terhadap Serka Halik:
Baca juga: 1 Korban Jatuhnya Helikopter di Mimika Papua Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian
1. Mayat Serka Halik ditemukan di kebun yang ada di Ampar Gading, Kelurahan Lubuk Kebur, Kecamatan Seluma Kota, Bengkulu. Mayat tersebut, ditemukan tergeletak bersimbah darah pada Rabu (8/6/2022) siang, sekitar pukul 12.00 WIB
2. Kapolres Seluma, AKBP Dharmawan Dwiharyanto menyebutkan, usai melakukan pembunuhan, pelaku yang diketahui berinisial BI (60) langsung menyerahkan diri ke Polres Seluma, dengan membawa barang bukti senjata tajam.

3. Ditemukan banyak luka di tubuh korban. Luka bacok tersebut ditemukan di tangan, paha, dan sejumlah bagian tubuhnya. Pelaku yang berstatus sebagai petani, diduga membunuh korban dengan membacoknya berulang kali, hingga korban tewas bersimbah darah di kebun milik korban, yang lokasinya bersebelahan dengan kebun milik pelaku.
4. Dandim 0425 Seluma, Letkol Inf. Safrinaldi memastikan, korban tewas yang ditemukan polisi merupakan anggotanya yang bertugas di Unit Intel. Saat ini proses penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut, masih ditangani polisi.
Baca juga: Sadis! 7 Jasad Janin Bayi Hasil Aborsi Ditemukan di Kotak Makan
5. Dugaan sementara, pembunuhan sadis ini terjadi akibat sengketa lahan antara korban dengan pelaku. Lokasi kebun korban dan terduga pelaku bersebelahan. Namun, untuk memastikannya, polisi masih mendalami motif pelaku membunuh korban.
(eyt)
Lihat Juga :