Kepsek dan Kapus se-Kota Makassar Bakal Dievaluasi

Rabu, 08 Juni 2022 - 23:38 WIB
loading...
Kepsek dan Kapus se-Kota...
Pemkot Makassar bakal mengevaluasi seluruh jajaran kepala sekolah (kepsek) hingga kepala puskesmas (kapus) se-Kota Makassar. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal mengevaluasi seluruh jajaran kepala sekolah (kepsek) hingga kepala puskesmas (kapus) se-Kota Makassar. Setidaknya, ada sekitar 300-an kepala sekolah dam 47 kepala puskesmas yang akan dievaluasi kinerjanya. Evaluasi itu bakal dilakukan dalam waktu dekat.

Khusus untuk evaluasi kepala sekolah, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto, bakal membuka seleksi. Pasalnya, ada beberapa posisi jabatan kepala sekolah yang masih lowong.

Baca Juga: Dewan Minta Pemerintah Kota Makassar Evaluasi Perusda

Model seleksinya, kata Danny, hampir serupa dengan seleksi pejabat. Ada beberapa tahapan yang harus diikuti para calon kepala sekolah. Seleksi dilakukan secara terbuka dan akan dimulai pada pekan depan

"Jadi dites saja. Modelnya hampir mirip-mirip seleksi pejabat. Kami buat tes untuk calon kepala sekolah supaya lebih kelihatan performanya," ungkapnya.

Danny mengaku akan segera memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menyusun semua persyaratan dan jadwal seleksi agar bisa segera dilaksanakan.

"Saya segera sampaikan ke BKD (BKPSDM) untuk segera susun aturannya. Cara pendaftaran seperti apa, persyaratannya, dan tahapannya," beber Danny.

Serupa dengan jabatan kepsek, jabatan kepala puskesmas, juga ada beberapa yang dijabat oleh Pelaksana tugas atau Plt. Danny mengaku akan melakukan penyegaran terhadap seluruh kapus yang ada.

"Banyak kapus yang harus disegarkan. Saya akan bicarakan ini. Saya akan panggil mereka yang berkaitan dengan ini," jelasnya.

Kepala BKPSDM Makassar, Andi Siswanta Attas, mengaku akan segera menggelar rapat untuk mempersiapkan seleksi. Selain itu, pihaknya juga harus berkoordinasi dengan OPD terkait, yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan terkait teknis pelaksanaannya.

Seleksi itu sendiri akan dilakukan langsung oleh Bidang Mutasi BKPSDM bersama Kepala Sub Bagian Kepegawaian di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesejahteraan. Tak perlu membentuk tim seleksi atau panitia seleksi.

"Tetap harus koordinasi dulu sama SKPD masing-masing. Karena mereka yang mau pakai pejabat-pejabatnya. Harus ada rambu-rambu dari mereka. Kan berbeda antara tes kepala sekolah, tes kepala puskesmas, dengan tes eselon II dan eselon III. Pasti berbeda," jelas Siswanta.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Evaluasi Proyek Stadion Mattoanging dan Twin Tower

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin mengatakan, saat ini ada sekitar 70 posisi kepala sekolah yang lowong.

"Posisi yang lowong saat ini diisi pelaksana tugas," ungkap Muhyiddin.

Evaluasi ini direncanakan akan dilakukan sebelum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023. Berdasarkan jadwal, lendaftaran PPDB mulai dibuka pada 20 Juni mendatang.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Usut Dugaan Child...
Polisi Usut Dugaan Child Grooming Kepala SMK di Tangsel
Kepala Sekolah SMP di...
Kepala Sekolah SMP di Cilincing Tewas Gantung Diri
LBH Gema Keadilan Siap...
LBH Gema Keadilan Siap Beri Pendampingan Hukum kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga
Kasus Penamparan Siswa...
Kasus Penamparan Siswa Merokok Berakhir Damai, Dini Fitria Jadi Kepala Sekolah Lagi
Kepala SMAN 1 Cimarga...
Kepala SMAN 1 Cimarga Lebak Dicopot Akibat Tampar Siswa Merokok
Terungkap, Walkot Prabumulih...
Terungkap, Walkot Prabumulih Perintahkan Kadisdik Tegur Kepsek dan Ancam Mutasi
Komdigi Hentikan Sementara...
Komdigi Hentikan Sementara IGRS, Siap Lakukan Evaluasi
Evaluasi MBG Diperketat,...
Evaluasi MBG Diperketat, 1.512 SPPG di Jawa Dihentikan Sementara
Ulta Levenia Ungkap...
Ulta Levenia Ungkap Gaya Kepemimpinan Presiden Prabowo
Rekomendasi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved