Angkat Kearifan Lokal, Pemkot Semarang Kembangkan Desa Wisata Nongkosawit
Selasa, 23 Juni 2020 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
Adapun pengembangan yang dilakukan, antara lain dengan mengembangkan 'omah pang' menjadi pasar tradisional. "Nantinya di pasar tradisional dengan banyak omah pang ini akan dijual souvenir dan juga kuliner khas kelurahan Nongkosawit," ujarnya.
Tak hanya itu, berbagai perbaikan sarana dan infrastruktur seperti jalan dan tangga menuju Curug Mahtukung juga telah dilakukan. Harapannya wisata alam di desa wisata Nongkosawit akan semakin banyak yang mengunjungi.
Lebih jauh dia menjelaskan, dalam masa pandemi COVID-19 ini, pengunjung desa wisata Ningkosawit wajib menerapkan protokol kesehatan. "Pengunjung wajib pakai masker, pengecekan suhu tubuh bagi semua pengunjung, serta menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan kita terapkan guna mencegah persebaran COVID-19," ujarnya.
Terlebih, kata dia, baru saja Kota Semarang mendapat penghargaan terkait konsep tatanan normal baru di lima sektor, di mana salah satunya Kota Semarang meraih juara pertama untuk sektor wisata klaster kota.
"Ini artinya Kota Semarang telah bersiap memasuki tatanan kehidupan normal baru. Dengan demikian, penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata menjadi satu hal yang wajib agar roda perekonomian tetap bisa berputar di tengah pandemi COVID-19," pungkasnya.
Tak hanya itu, berbagai perbaikan sarana dan infrastruktur seperti jalan dan tangga menuju Curug Mahtukung juga telah dilakukan. Harapannya wisata alam di desa wisata Nongkosawit akan semakin banyak yang mengunjungi.
Lebih jauh dia menjelaskan, dalam masa pandemi COVID-19 ini, pengunjung desa wisata Ningkosawit wajib menerapkan protokol kesehatan. "Pengunjung wajib pakai masker, pengecekan suhu tubuh bagi semua pengunjung, serta menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan kita terapkan guna mencegah persebaran COVID-19," ujarnya.
Terlebih, kata dia, baru saja Kota Semarang mendapat penghargaan terkait konsep tatanan normal baru di lima sektor, di mana salah satunya Kota Semarang meraih juara pertama untuk sektor wisata klaster kota.
"Ini artinya Kota Semarang telah bersiap memasuki tatanan kehidupan normal baru. Dengan demikian, penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata menjadi satu hal yang wajib agar roda perekonomian tetap bisa berputar di tengah pandemi COVID-19," pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :