Banyubiru Dipilih Jadi Desa Percontohan Antikorupsi, Ganjar: 7.808 Lainnya Menyusul
Selasa, 07 Juni 2022 - 15:41 WIB
loading...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri kick off kegiatan pembentukan Desa Antikorupsi tahun 2022 di Lapangan Samping Kantor Desa Pakatto, Bontomaranmu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (7/6/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
GOWA - Desa Banyubiru di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), didapuk sebagai salah satu desa percontohan antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapi hal itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyebut 7.808 desa se-Jateng akan menyusul.
"Ini akan jadi pionir. Kita akan genjot yang di Jawa Tengah pulang dari sini saya perintahkan semua desa untuk melakukan ini," kata Ganjar.
Baca Juga: Relawan Desa di Sulsel Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024
Hal itu disampaikan Ganjar usai menghadiri kick off kegiatan pembentukan Desa Antikorupsi tahun 2022 di Lapangan Samping Kantor Desa Pakatto, Bontomaranmu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (7/6/2022). Ketua KPK Firli Bahuri menobatkan Desa Banyubiru di Kabupaten Semarang sebagai salah satu desa percontohan antikorupsi.
Lebih lanjut, Ganjar mengaku telah berkoordinasi dengan KPK untuk mewujudkan desa antikorupsi di seluruh wilayah Jateng. Nantinya, KPK akan melakukan pendampingan ke perangkat desa.
"Ini akan jadi pionir. Kita akan genjot yang di Jawa Tengah pulang dari sini saya perintahkan semua desa untuk melakukan ini," kata Ganjar.
Baca Juga: Relawan Desa di Sulsel Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024
Hal itu disampaikan Ganjar usai menghadiri kick off kegiatan pembentukan Desa Antikorupsi tahun 2022 di Lapangan Samping Kantor Desa Pakatto, Bontomaranmu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (7/6/2022). Ketua KPK Firli Bahuri menobatkan Desa Banyubiru di Kabupaten Semarang sebagai salah satu desa percontohan antikorupsi.
Lebih lanjut, Ganjar mengaku telah berkoordinasi dengan KPK untuk mewujudkan desa antikorupsi di seluruh wilayah Jateng. Nantinya, KPK akan melakukan pendampingan ke perangkat desa.
Lihat Juga :