Makamkan Jenazah Pasien COVID-19 Sampai Malam hingga Tak Berani Peluk Anak Istri
Selasa, 23 Juni 2020 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi informasi tentang COVID-19 masih simpang siur dan belum ada protap pemakaman, Jimi malah belum berani pulang. Kalau pulang, dia pun tidur sendiri di rumah tanpa didampingi istri dan anaknya. (Baca juga; Antisipasi Penyebaran Covid-19, DKI Buat Aturan Ganjil Genap di Pasar )
Setelah berselang dua bulan, dia mulai berani memeluk anaknya yang kini berusia empat bulan. Jimi mengaku senang sekali bisa mencium anaknya. Meskipun protokol terkesan kendor, namun Jimi tetap waspada. Dia tidak berani melanggar protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.
Penggunaan APD hanya sekali pakai dilakukan sesekali selama barang tersedia. Namun bila habis, APD lantas disemprotkan disinfektan dan dijemur sebelum di pakai. “Dari pada enggak pakai,” katanya.
Setelah berselang dua bulan, dia mulai berani memeluk anaknya yang kini berusia empat bulan. Jimi mengaku senang sekali bisa mencium anaknya. Meskipun protokol terkesan kendor, namun Jimi tetap waspada. Dia tidak berani melanggar protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.
Penggunaan APD hanya sekali pakai dilakukan sesekali selama barang tersedia. Namun bila habis, APD lantas disemprotkan disinfektan dan dijemur sebelum di pakai. “Dari pada enggak pakai,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :