Erick Thohir Didaulat Jadi Dewan Pembina PKB Pujakesuma: Ini Bukan Kepentingan 2024
Sabtu, 04 Juni 2022 - 16:35 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendapat amanah sebagai Dewan Pembina Perkumpulan Keluarga Besar Putra Jawa Keturunan Sumatera (PKB Pujakesuma). Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mendapat amanahsebagai Dewan Pembina Perkumpulan Keluarga Besar Putra Jawa Keturunan Sumatera (PKB Pujakesuma). Penunjukan ini lantaran Erick dinilai berhasil memimpin Kementerian BUMN dan perusahaan pelat merah.
Meski begitu, Erick menegaskan dirinya bersedia menjadi Ketua Dewan Pembina PKB Pujakesuma bukan karena kepentingan politik di Pilpres 2024 mendatang.
Baca juga: Terungkap! Erick Thohir Ternyata Keturunan Sultan Banten
Menurut Erick, selain konsen pada kebudayaan, PKB Pujakesuma juga memiliki program dan semangat untuk mensejahterakan anggotanya melalui penguatan ekonomi, baik dari sektor pertanian, sektor peternakan, dan lain sebagainya.
Atas dasar itulah, dirinya mendukung penuh program Pujakesuma dan bersedia dijadikan Dewan Pembina Pujakesuma.
"Kesejahteraan masyarakat Indonesia ini bisa jadi pondasi. Tentu dengan segala kerendahan hati, mohon jangan disalah tafsirkan. Program ini tak lain untuk mengajarkan bangsa, bukan karena apa-apa, dan ini baru tahun 2022," ungkap Erick saat ditemui wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, dikutip Sabtu (4/6/2022).
Meski begitu, Erick menegaskan dirinya bersedia menjadi Ketua Dewan Pembina PKB Pujakesuma bukan karena kepentingan politik di Pilpres 2024 mendatang.
Baca juga: Terungkap! Erick Thohir Ternyata Keturunan Sultan Banten
Menurut Erick, selain konsen pada kebudayaan, PKB Pujakesuma juga memiliki program dan semangat untuk mensejahterakan anggotanya melalui penguatan ekonomi, baik dari sektor pertanian, sektor peternakan, dan lain sebagainya.
Atas dasar itulah, dirinya mendukung penuh program Pujakesuma dan bersedia dijadikan Dewan Pembina Pujakesuma.
"Kesejahteraan masyarakat Indonesia ini bisa jadi pondasi. Tentu dengan segala kerendahan hati, mohon jangan disalah tafsirkan. Program ini tak lain untuk mengajarkan bangsa, bukan karena apa-apa, dan ini baru tahun 2022," ungkap Erick saat ditemui wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, dikutip Sabtu (4/6/2022).
Lihat Juga :