Common Seas Indonesia Luncurkan Kampanye Kurangi Dampak Sampah Plastik
Selasa, 31 Mei 2022 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Fry, plastik mengancam kesehatan manusia. "Karena itu hentikan aliran plastik ke laut, ke dalam tubuh dan ke dalam darah kita," pubgkasnya.
COO Common Seas Indonesia, Celia Siura, mengatakan, kampanye ini untuk mendukung Pemerintah Indonesia melaksanakan rencana aksi nasionalnya."Kami bertujuan mengurangi penggunaan popok sekali pakai secara dramatis yang saat ini menyumbang 50 persen dari sampah plastik yang ditemukan di saluran air setempat," kata Celia dalam pernyataan tertulis, Selasa (32/5/2022).
Lanjut Celia, lebih dari 80 persen kota di Indonesia akan kehabisan ruang untuk digunakan sebagai tempat pembuangan akhir dalam tiga tahun ke depan. Indonesia merupakan negara dengan sungai paling tercemar di dunia.
Celia menambahkan, berdasarkan pengamatannya di sepanjang sungai Brantas telah secara langsung melihat kerusakan lingkungan, sosial, dan ekonomi yang disebabkan oleh masuknya aliran sampah plastik ke saluran air.
"Terdapat 1,5 juta sampah popok sekali pakai yang dibuang di Sungai Brantas setiap harinya. Gambaran ini menunjukkan bagaimana sampah plastik dapat mencemari suplai air dan darah kita," kata Celia. Baca juga: Kurangi Dampak Krisis Iklim, Mahasiswa ITK Balikpapan Gelar Aksi Bersih-bersih di Pantai Markoni
COO Common Seas Indonesia, Celia Siura, mengatakan, kampanye ini untuk mendukung Pemerintah Indonesia melaksanakan rencana aksi nasionalnya."Kami bertujuan mengurangi penggunaan popok sekali pakai secara dramatis yang saat ini menyumbang 50 persen dari sampah plastik yang ditemukan di saluran air setempat," kata Celia dalam pernyataan tertulis, Selasa (32/5/2022).
Lanjut Celia, lebih dari 80 persen kota di Indonesia akan kehabisan ruang untuk digunakan sebagai tempat pembuangan akhir dalam tiga tahun ke depan. Indonesia merupakan negara dengan sungai paling tercemar di dunia.
Celia menambahkan, berdasarkan pengamatannya di sepanjang sungai Brantas telah secara langsung melihat kerusakan lingkungan, sosial, dan ekonomi yang disebabkan oleh masuknya aliran sampah plastik ke saluran air.
"Terdapat 1,5 juta sampah popok sekali pakai yang dibuang di Sungai Brantas setiap harinya. Gambaran ini menunjukkan bagaimana sampah plastik dapat mencemari suplai air dan darah kita," kata Celia. Baca juga: Kurangi Dampak Krisis Iklim, Mahasiswa ITK Balikpapan Gelar Aksi Bersih-bersih di Pantai Markoni
Lihat Juga :