Polisi Beberkan Motif Ayah Tega Aniaya 2 Anak Kandung di Tanjung Duren
Selasa, 31 Mei 2022 - 12:53 WIB
loading...
Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat mengamankan seorang ayah berinisial EES (40) yang tega menganiaya anak kandungnya. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polsek Tanjung Duren , Jakarta Barat, mengamankan seorang ayah berinisial EES (40) yang tega menganiaya anak kandungnya sendiri. Setelah melakukan penganiayaan terhadap kedua anak kandungnya, ia kemudian ditangkap polisi .
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan, Polsek Tanjung Duren mengamankan pelaku yang telah tega melakukan penganiayaan dua anak, pelaku tak lain merupakan ayah kandungnya. Baca juga: Pulih dari Trauma, RPP Korban Penganiayaan Anak di Duren Sawit Siap Ikuti PKBM
"Pelaku terpancing amarah saat kedua anak pelaku tak membalas panggilannya lalu naik pitam kemudian melempar gelas dan botol kaca yang berada di dapur rumah pelaku," ujar Taufik di Jakarta, Selasa (31/5/2022).
Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono mengatakan, motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena adanya faktor ekonomi
"Pelaku dengan istrinya sering cekcok karena kondisi ekonomi keluarga di mana pelaku menganggur kemudian sering terjadi cekcok," ucapnya
Karena kondisi seperti itu menimbulkan emosi terpendam oleh pelaku dan kerap emosi
"Tak hanya melakukan penganiayaan terhadap anaknya, pelaku juga pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya. Namun diselesaikan secara kekeluargaan," terang Muharram.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan, Polsek Tanjung Duren mengamankan pelaku yang telah tega melakukan penganiayaan dua anak, pelaku tak lain merupakan ayah kandungnya. Baca juga: Pulih dari Trauma, RPP Korban Penganiayaan Anak di Duren Sawit Siap Ikuti PKBM
"Pelaku terpancing amarah saat kedua anak pelaku tak membalas panggilannya lalu naik pitam kemudian melempar gelas dan botol kaca yang berada di dapur rumah pelaku," ujar Taufik di Jakarta, Selasa (31/5/2022).
Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono mengatakan, motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena adanya faktor ekonomi
"Pelaku dengan istrinya sering cekcok karena kondisi ekonomi keluarga di mana pelaku menganggur kemudian sering terjadi cekcok," ucapnya
Karena kondisi seperti itu menimbulkan emosi terpendam oleh pelaku dan kerap emosi
"Tak hanya melakukan penganiayaan terhadap anaknya, pelaku juga pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya. Namun diselesaikan secara kekeluargaan," terang Muharram.
Lihat Juga :