Dosen Unair Sebut Buang Masker dan Tisu Bekas Sembarangan Berbahaya

Sabtu, 25 April 2020 - 17:34 WIB
loading...
Dosen Unair Sebut Buang...
Pemerintah mewajibkan masyarakat memakai masker ketika keluar rumah. Namun perlu diketahui bahwa membuang masker bekas sembarangan ternyata berbahaya. Foto/Okezone
A A A
SURABAYA - Pemerintah mewajibkan masyarakat memakai masker ketika keluar rumah. Namun perlu diketahui bahwa membuang masker bekas sembarangan ternyata berbahaya.

Limbah medis seperti masker, tisu dan dispossable cloth tidak boleh dibuang sembarangan. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair, Surabaya , Prof Soedjajadi Keman menuturkan, limbah medis untuk penanganan virus Corona (COVID-19) harus dilakukan proses desinfeksi terlebih dahulu sebelum akhirnya dibuang. (Baca juga: Pesan Ganja Cair, Warga Amerika Serikat Ditangkap di Kalbar)

“Limbah medis seperti masker kalau mau dibuang harus didesinfeksi dulu biar tidak menular pada yang mengangkut sampah atau orang disekitarnya,” katanya di Surabaya, Sabtu (25/4/2020).

Dia menerangkan, masker bekas pakai sebaiknya direndam selama sekitar 10 menit pada cairan desinfektan, seperti cairan klorin, karbol, lysol, detol, atau yang lainnya. Kemudian, bisa dicuci menggunakan sabun atau deterjen, dan dijemur. Setelah itu, masker bisa disetrika kemudian digunakan kembali.

Untuk masker sekali pakai, setelah dilakukan proses desinfeksi bisa langsung dibuang di lingkungan karena sudah aman dari mikroorganisme. “Setelah dilakukan desinfeksi, sampah tersebut bisa dibuang dengan aman seperti sampah domestik lainnya,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FKH Unair Gelar Pengmas,...
FKH Unair Gelar Pengmas, Jadikan Desa Palembon Bojonegoro sebagai Sentra Bebek
Terima Bantuan Masker,...
Terima Bantuan Masker, Warga di Tebet: Terima Kasih MNC Peduli
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Masker untuk Program Kemasyarakatan ke Damkar Tebet
Rentan Terjerat Pinjaman...
Rentan Terjerat Pinjaman Online, IRT Harus Bijak Kelola Keuangan Keluarga
Batasi Penggunaan Gawai...
Batasi Penggunaan Gawai Bisa Hindari Kecanduan Judi Online
Edukasi Kesehatan Baduta,...
Edukasi Kesehatan Baduta, FK Unair Dukung Surabaya Zero Stunting
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved