Deteksi PMK pada Hewan Ternak, Pemkot Tangerang Buka Posko Aduan

Senin, 30 Mei 2022 - 08:46 WIB
loading...
Deteksi PMK pada Hewan...
Mewabahnya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak membuat Pemkot Tangerang membuka posko pengaduan temuan hewan ternak yang terinfeksi. Foto: DKP Kota Tangerang
A A A
TANGERANG - Mewabahnya penyakit mulut dan kuku ( PMK ) pada hewan ternak membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka posko pengaduan temuan hewan ternak yang terinfeksi. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin adanya penyakit tersebut, meskipun belum ada temuan PMK di Kota Tangerang.

"Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang membuka posko pengaduan PMK, melalui beberapa nomor kontak yang sudah disebar ke masyarakat. Baik itu melalui media sosial ataupun website resmi Pemerintah Kota Tangerang," jelas Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Senin (30/5/2022). Baca juga: Cegah Wabah PMK, DKP Tangerang Perketat Pemeriksaan Kesehatan Ternak

Masyarakat yang mengetahui ada hewan ternak khususnya sapi dengan gejala PMK bisa langsung melapor dinas terkait. Adapun gejalanya yaitu suhu tinggi antara 39-41derajat, air liur pada hewan ternak berlebih, berbusa, dan menggantung, pincang hingga sulit berdiri, lesu, serta tidak mau makan.

"Apabila menemukan gejala tersebut, silakan melaporkan kepada nomor 081394343260, 081380223068," kata Arief.



Kabid Pertanian DKP Ibnu Ariefyanto menerangkan, pihaknya sudah melakukan upaya pengendalian dan pencegahan hewan ternak dengan suspect PMK/PMD di wilayahnya. Pihaknya sudah memperketat pemeriksaan hewan ternak pada 60 peternakan yang ada di Kota Tangerang.

“Pemeriksaan kesehatan PMK sapi sudah dilakukan DKP seminggu belakangan ini, dan sudah 34 peternakan sapi diperiksa. Aksi ini akan terus dilakukan hingga semua peternakan atau lokasi penggemukan di Kota Tangerang dicek secara menyeluruh,” tuturnya. Baca juga: Kediri Suspect Penyakit Mulut dan Kuku, Pasar Hewan Ditutup Sementara

Dia pun menjelaskan, untuk mencegah wabah PMK masuk ke Kota Tangerang, DKP juga tengah membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK, mendistribusikan obat, penyuntikan vitamin, pemberian antibiotik hingga penguatan imun.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Perbedaan Hewan Dam...
Perbedaan Hewan Dam Haji dan Kurban, Simak Penjelasannya di Sini!
Rekomendasi
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved