24 Kontingen Saka Bakti Husada Lutra Ikut Perkemahan Peningkatan UKBM
Minggu, 29 Mei 2022 - 07:59 WIB
loading...
Wakil Bupati Luwu Utara melepas 24 orang Kontingan Saka Bakti Husada Luwu Utara mengikuti perkemahan UKBM di Gowa. Foto/Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Sebanyak 24 orang Kontingan Saka Bakti Husada Luwu Utara mengikuti perkemahan peningkatan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam Germas tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Mei hingga 3 Juni, di Gowa.
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, di Pelataran Rumah Jabatan Wakil Bupati Luwu Utara, Sabtu (28/05/22).
Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri
Suaib mengatakan, telah berkomitmen untuk mengaktifkan kembali semua saka di Kabupaten Luwu Utara.
"Saya bersyukur ternyata saka Bakti Husada ini sudah terbentuk tinggal kita bina kita kembangkan dan tentu kita harapkan ini menjadi contoh bagi saka-saka yang lain," kata dia.
Suaib yang juga sebagai Ketua Kwarcab mengatakan, apa yang dilakukan di Provinsi diharapkan bisa diadopsi dan direplikasi untuk bisa dilakukan di tingkat kabupaten.
Tujuannya adalah bagaimana upaya kesehatan itu bisa berbasis masyarakat dan levelnya di tingkat provinsi, dimana selajutnya bisa dilakukan di tingkat Kabupaten.
Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, di Pelataran Rumah Jabatan Wakil Bupati Luwu Utara, Sabtu (28/05/22).
Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri
Suaib mengatakan, telah berkomitmen untuk mengaktifkan kembali semua saka di Kabupaten Luwu Utara.
"Saya bersyukur ternyata saka Bakti Husada ini sudah terbentuk tinggal kita bina kita kembangkan dan tentu kita harapkan ini menjadi contoh bagi saka-saka yang lain," kata dia.
Suaib yang juga sebagai Ketua Kwarcab mengatakan, apa yang dilakukan di Provinsi diharapkan bisa diadopsi dan direplikasi untuk bisa dilakukan di tingkat kabupaten.
Tujuannya adalah bagaimana upaya kesehatan itu bisa berbasis masyarakat dan levelnya di tingkat provinsi, dimana selajutnya bisa dilakukan di tingkat Kabupaten.
Lihat Juga :