Elemen Masyarakat Papua Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian Papua

Senin, 22 Juni 2020 - 23:03 WIB
loading...
Elemen Masyarakat Papua...
DPD Mandala Trikora Provinsi Papua bersama Pemuda Adat Papua (PAP) dan Barisan Merah Putih (BMP) Papua meminta semua pihak untuk menjaga kedamaian Papua. Foto/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - DPD Mandala Trikora Provinsi Papua, bersama Pemuda Adat Papua (PAP), dan Barisan Merah Putih (BMP) Papua, meminta semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kedamaian tanah Papua.

(Baca juga: Geruduk BMT Insan Mandiri, Ratusan Nasabah Minta Uangnya Kembali )

Imbauan elemen masyarakat Papua tersebut, dikeluarkan pasca putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Kalimantan Timur, terhadap tujuh terdakwa kerusuhan saat demonstrasi di Papua.

"Mari, para pemangku untuk menjaga kedamaian dan kenyamanan di Papua, dengan memberikan imbauan yang menyejukkan bukan sebaliknya berbentuk provokatif sehingga bisa memicu masalah baru, pasca sidang kepada tujuh terdakwa di PN Balikpapan. Sudah diputus, dan jaksa tidak banding, jadi kami harap putusan ini dihormati semua," kata Alberth Ali Kabiay, Ketua Pemuda Mandala Trikora saat menggelar jumpa pers di Abepura, Senin (22/6/2020).

Dirinya berharap, semua warga masyarakat baik Papua, maupun non Papua agar sama-sama kembali hidup rukun berdampingan. Mengawal persatuan dan kesatuan bangsa dan tidak terprovokasi ke arah perpecahan.

"Kepada para korban demo, kami ajak untuk menjaga hubungan yang harmonis satu sama lainnya dan kepada para tujuh terdakwa yang telah mendapatkan keputusan hukum agar tidak lagi berbuat hal yang bertentangan dengan pemerintah, sehingga nantinya bisa kembali ke Papua," kata Ali.

(Baca juga: Derita Suami di Gresik, Miliki Istri Hiperseks )

Senada itu, Yan Christian Arebo juga berharap agar keputusan hukum yang sudah diterima oleh ketujuh bisa diterima oleh semua pihak.

"Saya kira dengan tidak memperpanjang hal tersebut semua pihak ikut menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Papua. Kita semua dengan lapang dada harus menerima keputusan itu supaya tidak ada efek lain. Dan kepada korban kita tahu mereka (para terdakwa) sudah menjalani proses hukum dan putusan hukum," katanya.

Kini, kata dia, yang menjadi persoalan adalah bagaimana agar ketujuh terdakwa itu bisa menjalani sisa hukuman setelah dipotong masa tahanan, di lembaga pemasyarakatan yang ada di Provinsi Papua, agar bisa dekat dengan keluarga.

"Harapannya ini menjadi perhatian semua pihak, agar masalah ini bisa menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran dan kehidupan bermasyarakat bagi kita semua, agar masalah rasisme ini tidak terulang lagi dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

(Baca juga: Ayah Tiri Pembunuh 2 Bocah Diringkus Petugas Polsek Medan Kota )

Sementara Max Abner Ohee menyebut bahwa hidup rukun, saling menghargai satu sama lainnya sangat penting dalam mendorong Papua tanah damai, untuk itu semua pihak yang ada di Papua khususnya di Kota Jayapura untuk bersama-sama tidak terprovokasi dengan isu rasisme.

"Mari kita semua, menerima hasil putusan hukum yang disampaikan oleh hakim di PN Balikpapan dengan ikut menjaga ketertiban dan keamanan di Papua, bukan untuk kita saja tapi ini demi keamanan semua, anak-anak kita, orang tua kita yang juga harus kita pikirkan," kata Max yang juga Ketua Pergantian Antar Waktu (PAW) BMP Papua.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Infografis
9 Julukan Bulan Suci...
9 Julukan Bulan Suci Ramadan, Penghulu Semua Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved