Kota Bandung Masih Zona Kuning COVID-19, Pemkot Tak Berani Gelar CFD-CFN
Senin, 22 Juni 2020 - 22:37 WIB
loading...
Flashmob Indonesia Menari di CFD Dago beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Meski menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional dengan melonggarkan beberapa sektor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum berani menggelar car free day (CFN) dan car free night (CFN).
Pasalnya, sampai saat ini Kota Bandung belum berada di zona hijau penyebaran virus Corona (COVID-19). Sampai saat ini, Kota Bandung masih di zona kuning atau waspada terhadap penularan COVID-19. (BACA JUGA: Hari Kartini, Polwan Polda Jabar Gelar Kegiatan di CFD )
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung Asep Kuswara mengatakan, sampai saat ini, belum ada pembahasan tentang CFD dan CFN baik oleh internal Pemkot Bandung maupun dengan instansi lain, Polrestabes Bandung. (BACA JUGA: 190 Anak Terpapar COVID-19, Pengunjung Mal di Kota Bandung Tak Ada Batas Usia )
Asep menilai, CFD dan CFN belum digelar lantaran dinilai masih berisiko tinggi terhadap terjadinya penularan virus Corona. "Protokol kesehatan CFD dan CFN kan sulit. Penerapan PSBB proporsional juga belum tahu sampai kapan," kata Asep kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (22/6/2020). (BACA JUGA: Belum Ada Zona Hijau, Siswa di Jabar Tetap Belajar Virtual )
Selain masih menerapkan PSBB proporsional, ujar Asep, kesadaran warga Kota Bandung menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, sarung tangah, menyediakan hand sanitizer, jaga jarak fisik dan sosial, juga masih rendah. (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Pasien Positif Tembus 2.758 Orang, Tambah 52 Kasus )
Asep mengemukakan, contohnya pada akhir pekan. Marak pengguna sepeda di Jalan Ir H Djuanda (Dago) dan Asia Afrika. Warga yang bersepeda itu sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan COVID-19.
"Kemarin juga sasapedahan (bersepada) di Dago. Kami masih kerepotan (dalam penerapan protokol kesehatan di tempat terbuka) karena warga masih berdesak-desakan. Mereka tak menerapkan protokol kesehatan. Tidak pakai masker. Itu baru sebatas sasapedahan. Apalagi kalau kami tutup arus lalu lintas dari kendaraan bermotor," ujar dia.
Pasalnya, sampai saat ini Kota Bandung belum berada di zona hijau penyebaran virus Corona (COVID-19). Sampai saat ini, Kota Bandung masih di zona kuning atau waspada terhadap penularan COVID-19. (BACA JUGA: Hari Kartini, Polwan Polda Jabar Gelar Kegiatan di CFD )
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dinas Perhubungan (Dishub) Bandung Asep Kuswara mengatakan, sampai saat ini, belum ada pembahasan tentang CFD dan CFN baik oleh internal Pemkot Bandung maupun dengan instansi lain, Polrestabes Bandung. (BACA JUGA: 190 Anak Terpapar COVID-19, Pengunjung Mal di Kota Bandung Tak Ada Batas Usia )
Asep menilai, CFD dan CFN belum digelar lantaran dinilai masih berisiko tinggi terhadap terjadinya penularan virus Corona. "Protokol kesehatan CFD dan CFN kan sulit. Penerapan PSBB proporsional juga belum tahu sampai kapan," kata Asep kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (22/6/2020). (BACA JUGA: Belum Ada Zona Hijau, Siswa di Jabar Tetap Belajar Virtual )
Selain masih menerapkan PSBB proporsional, ujar Asep, kesadaran warga Kota Bandung menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, sarung tangah, menyediakan hand sanitizer, jaga jarak fisik dan sosial, juga masih rendah. (BACA JUGA: Update Corona Jabar: Pasien Positif Tembus 2.758 Orang, Tambah 52 Kasus )
Asep mengemukakan, contohnya pada akhir pekan. Marak pengguna sepeda di Jalan Ir H Djuanda (Dago) dan Asia Afrika. Warga yang bersepeda itu sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan COVID-19.
"Kemarin juga sasapedahan (bersepada) di Dago. Kami masih kerepotan (dalam penerapan protokol kesehatan di tempat terbuka) karena warga masih berdesak-desakan. Mereka tak menerapkan protokol kesehatan. Tidak pakai masker. Itu baru sebatas sasapedahan. Apalagi kalau kami tutup arus lalu lintas dari kendaraan bermotor," ujar dia.
Lihat Juga :