Dispar Sulsel Perkenalkan Objek Wisata di Sekitar Stasiun Kereta Api

Kamis, 26 Mei 2022 - 07:56 WIB
loading...
Dispar Sulsel Perkenalkan...
Dispar Sulsel bekerja sama dengan Balai Pengelola Kereta Api Sulsel mempromosikan sejumlah spot wisata beberapa wilayah yang menjadi lintasan kereta api. Foto/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerja sama dengan Balai Pengelola Kereta Api Sulsel mempromosikan sejumlah spot wisata beberapa wilayah yang menjadi lintasan kereta api.

Sekretaris Dispar Sulsel, Devo Khaddafi mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengumpulkan data objek wisata atau situs sejarah yang berdekatan dengan stasiun kereta api. Nantinya, diharapkan setiap Depo kereta api bisa menampilkan spot-spot atau objek wisata di lokasinya.

"Intinya rapat kita hari ini bersama Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan yakni, memastikan semua stasion yang terbangun di jalur kereta api mulai dari Makassar sampai Pare-pare nanti, diharapkan bisa membantu kebangkitan kepariwisataan di Sulsel," jelas Devo usai Rapat Koordinasi di salah satu Depo Stasiun Kereta api di Maros, Rabu (25/5/2022) sore.

Baca Juga: Bulog Jamin Stok Beras di Maros Aman hingga 5 Bulan Mendatang

Dia menambahkan, keberadaan stasiun kereta api diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten yang dilintasi rel kereta api.

"Kedepannya, stasiun kereta tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik-turunnya penumpang. Tapi juga menjadi tempat pusat informasi pariwisata dan kegiatan masyarakat," ungkapnya.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel ini menambahkan, terkait pengembangan dan pengenalan objek wisata setiap kabupaten yang dilintasi kereta api, pihaknya telah menyerahkan ke seluruh Dinas Pariwisata Kabupaten untuk mendata spot-spot dan objek wisata yang ada di sekitar stasiun kereta api.

"Kami sudah meminta kepada Dinas pariwisata dan Kebudayaan di Kabupaten untuk segera mengidentifikasi destinasi apa saja yang paling dekat dengan stasiun yang bisa dijual untuk menjadi informasi di setiap stasiun," jelasnya.

Devo mengatakan, mengingat jumlah stasiun kereta api cukup banyak maka diharapkan pemerintah setempat bekerja keras untuk mempetakan objek wisatanya.

Di merinci, untuk Kabupaten Pangkep memiliki 4 stasiun, Kabupaten Barru 5 stasiun, Kabupaten Maros ada 3 stasiun Makassar 1 stasiun, dan Kota Pare-pare memiliki 2 stasiun.

Baca Juga: Ini Penyebab Lambannya Ganti Rugi Pembebasan Lahan KA Makassar-Parepare

Ponakan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo ini mencontohkan, salah satu stasiun di Maros yang terletak di Rammang-rammang, diharapkan bisa menyajikan informasi objek wisata yang ada di sekitarnya, seperti Rammang-rammang, Bantimurung dan Leang-leang.

"Kalau di Maros contohnya stasiun Rammang-rammang , maka informasi objek wisata yang disampaikan sudah tentu Rammang-rammang itu sendiri, ditambah Leang-leang dan Bantimurung," pungkasnya.

Sekedar diketahui, berdasarkan jadwal, rencananya stasiun kereta api ini akan mulai difungsikan pada pada Oktober 2022 mendatang. Namun untuk langkah awal, penggunaan jalur kereta api ini, baru akan melayani penumpang antara Kabupaten Maros ke Kabupaten Barru.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Diminta Gubernur Berbenah,...
Diminta Gubernur Berbenah, Ancol Siap Jadi Destinasi Berbasis Experience
Pembangunan Objek Wisata...
Pembangunan Objek Wisata Toba Caldera Resort Tunjukkan Kemajuan
Pengunjung Libur Paskah...
Pengunjung Libur Paskah Tinggi, Ragunan Tambah Jadwal Buka hingga Malam Hari
Pramono: Kunjungan Wisatawan...
Pramono: Kunjungan Wisatawan ke Tempat Wisata Naik Signifikan pada Libur Lebaran
Lebaran Kedua, 30 Ribu...
Lebaran Kedua, 30 Ribu Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Pandeglang
Lonovila Menoreh, Healing...
Lonovila Menoreh, Healing di Kesunyian dan Kedamaian Perbukitan Menoreh
Hari Ke-3 Dibuka Kembali...
Hari Ke-3 Dibuka Kembali Planetarium Jakarta Diserbu, Pengunjung Tembus 2.200 Orang
Libur Nataru, Ini Rekomendasi...
Libur Nataru, Ini Rekomendasi 9 Desa Wisata yang Layak Dikunjungi
Rekomendasi
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved