Tidak Ada Progres, DPRD DKI Usulkan Pembangunan ITF Sunter Dihentikan

Selasa, 24 Mei 2022 - 01:38 WIB
loading...
Tidak Ada Progres, DPRD...
Komisi D DPRD DKI Jakarta mengusulkan pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara, dihentikan.Foto/MPI/Riana Rizkia
A A A
JAKARTA - Komisi D DPRD DKI Jakarta mengusulkan pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara, dihentikan. Pasalnya, sejak direncanakan pada era Gubernur Fauzi Bowo, proyek tersebut hingga kini belum ada kejelasan progres.

"Kita ultimatum saja sampai masa jabatan Gubernur DKI Anies berakhir. Jika tidak ada perkembangan yang berarti ya berhenti saja ITF Sunter," ungkap Anggota Komisi D DPRD Jakarta Jamaluddin Lamanda dalam rapat kerja bersama JakPro, Perumda Sarana Jaya dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada Senin (23/5/2022).

Menurutnya, sejak direncanakan pada era Gubernur Fauzi Bowo atau Foke, proyek tersebut belum ada kejelasan progres. Sedangkan pendanaannya naik Rp1,2 triliun dari biaya awal sebesar Rp4 triliun.

Jamaluddin mengusulkan agar ITF Sunter dihentikan, lalu diganti dengan skema baru menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Baca: DPRD DKI Minta Tender Ulang Pembangunan ITF Sunter Libatkan Swasta

"Rencanakan yang baru pake APBD, APBD Rp4 triliun, saya kira bisa itu dengan sistem cicilan pertahun berapa, biarkan saja kita puasa di tempat lain," ucapnya.

Menurutnya, keuangan Pemprov DKI Jakarta mampu membantu pembangunan ITF Sunter. "APBD kita mampu untuk itu karena banyak hal lain yang bisa hemat-hemat termasuk bisa kita pangkas anggaran," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menyoroti kenaikan jumlah anggaran dalam pembiayaan proyek ITF Sunter yang mencapai Rp5,2 triliun. Saat rancangan APBD 2022 lalu, JakPro sempat mengajukan persetujuan dana pengajuan dana pinjaman kepada DPRD DKI Jakarta untuk membangun ITF sebesar Rp4 triliun.

"Itu anggarannya tidak sebesar ini Rp5,2 triliun. Waktu itu sekitar Rp4 triliun," kata Ida dalam rapat kerja bersama JakPro, Perumda Sarana Jaya dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada Senin (23/5/2022).

Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto menyampaikan alasan pembengkakan dana tersebut karena bunga pinjaman yang diajukan JakPro kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

"Pengajuan pinjaman kita waktu SMI, kita ajukan Rp4 triliun. Bunga yang kita bayarkan melalui Pemprov ke SMI sekitar Rp1,2 triliun. Jadi total yang harus dibayarkan adalah Rp5,2 triliun," kata Widi.

Widi menjelaskan, peminjaman kepada PT SMI tersebut dilakukan karena sebelumnya JakPro sempat mengusulkan peminjaman dana dalam RAPBD 2022 sebesar Rp4 triliun, namun ditolak di tingkat rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved