Ayah Tiri Pembunuh 2 Bocah Diringkus Petugas Polsek Medan Kota
Senin, 22 Juni 2020 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Dari keterangannya, pelaku yang merupakan ayah tiri korban, diduga mengakui perbuatannya dengan dugaan pembunuhan. Karena mendapat pesan singkat melalui WA, Fathulzanah dikabarkan mendatangi sekolah Global Prima, dan di sana ibu korban menjumpai kedua buah hatinya telah meninggal dunia.
Korban mengalami luka dibagian kepala yang diduga akibat benturan keras. Melihat jasad kedua anaknya, sontak membuat Fathulzanah menjerit histeris hingga membuat satpam sekolah Global Prima berhamburan ke arah sumber suara. Pihak pengamanan sekolah kemudian menghubungi petugas kepolisian Polsek Medan Kota.
Petugas kepolisian dari Polsek Medan Kota, dan Polrestabes Medan yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian keduanya. (Baca juga: Polisi Datangi Keluarga Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar )
Kasus dugaan pembunuhan ini berawal dari permintaan kedua korban kepada ayah tirinya tersebut untuk dibelikan es krim, pada Sabtu (20/6/2020). "Saat itu ayah tiri korban menolak permintaan itu karena alasan tidak memiliki uang," ujar Kapolsek Medan Kota, Rikki Ramadhan, Minggu (21/6/2020).
Namun karena keduanya terus memaksa, sehingga terduga pelaku pun naik pitam. Selanjutnya, Rahmadsyah pun kemudian diduga menganiaya kedua anaknya, hingga akhirnya korban Ikhsan Fatahilah di temukan di sudut bangunan sekolah Global Prima, dan Rafa Anggara ditemukan di dalam parit lingkungan sekolah tersebut, pada Minggu (21/6/2020) pagi.
Korban mengalami luka dibagian kepala yang diduga akibat benturan keras. Melihat jasad kedua anaknya, sontak membuat Fathulzanah menjerit histeris hingga membuat satpam sekolah Global Prima berhamburan ke arah sumber suara. Pihak pengamanan sekolah kemudian menghubungi petugas kepolisian Polsek Medan Kota.
Petugas kepolisian dari Polsek Medan Kota, dan Polrestabes Medan yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kematian keduanya. (Baca juga: Polisi Datangi Keluarga Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar )
Kasus dugaan pembunuhan ini berawal dari permintaan kedua korban kepada ayah tirinya tersebut untuk dibelikan es krim, pada Sabtu (20/6/2020). "Saat itu ayah tiri korban menolak permintaan itu karena alasan tidak memiliki uang," ujar Kapolsek Medan Kota, Rikki Ramadhan, Minggu (21/6/2020).
Namun karena keduanya terus memaksa, sehingga terduga pelaku pun naik pitam. Selanjutnya, Rahmadsyah pun kemudian diduga menganiaya kedua anaknya, hingga akhirnya korban Ikhsan Fatahilah di temukan di sudut bangunan sekolah Global Prima, dan Rafa Anggara ditemukan di dalam parit lingkungan sekolah tersebut, pada Minggu (21/6/2020) pagi.
(eyt)
Lihat Juga :