Pandemi Corona, 335 Pekerja Migran di Sri Lanka dan Maladewa Pulang ke Tanah Air
Sabtu, 25 April 2020 - 14:08 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.istimewa
A
A
A
JAKARTA -
Sebanyak 335 pekerja migran Indonesia (PMI) di Sri Lanka dan Maladewa pulang ke Indonesia. Pemulangan ke-335 warrga negara Indonesia (WNI) yang sebagian besar merupakan pekerja migran sektor pariwisata tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Colombo bekerja sama dengan Hayleys Aviation selaku General Sales Agent Garuda Indonesia di Sri Lanka.
Dari Colombo, pesawat yang dicarter khusus atas biaya perusahaan atau resor dan WNI secara mandiri tersebut berangkat dari Colombo dengan membawa 42 orang menuju Male Airport. Dari sana, pesawat membawa 293 pekerja migran lainnya di Maladewa dan tiba di Denpasar sekitar pukul 10 WITA tadi pagi. (Baca : Pertama Kali, Azan Dikumandangkan dengan Pelantang di Minnesota AS)
Pandemi virus corona menyebabkan berhentinya operasi perusahaan dan resor-resor di Maladewa. Oleh karena itu, repatriasi menjadi jalan terbaik untuk menghindari terlantarnya para pekerja migran asal Indonesia di negara tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, KBRI Colombo menyatakan memanfaatkan momentum ketika cashflow perusahaan dan resor-resor masih cukup baik untuk membiayai kepulangan WNI tersebut. Sebab para WNI tersebt tidak akan lagi menerima gaji secara penuh mulai bulan April dan selanjutnya.
Sebanyak 335 pekerja migran Indonesia (PMI) di Sri Lanka dan Maladewa pulang ke Indonesia. Pemulangan ke-335 warrga negara Indonesia (WNI) yang sebagian besar merupakan pekerja migran sektor pariwisata tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Colombo bekerja sama dengan Hayleys Aviation selaku General Sales Agent Garuda Indonesia di Sri Lanka.
Dari Colombo, pesawat yang dicarter khusus atas biaya perusahaan atau resor dan WNI secara mandiri tersebut berangkat dari Colombo dengan membawa 42 orang menuju Male Airport. Dari sana, pesawat membawa 293 pekerja migran lainnya di Maladewa dan tiba di Denpasar sekitar pukul 10 WITA tadi pagi. (Baca : Pertama Kali, Azan Dikumandangkan dengan Pelantang di Minnesota AS)
Pandemi virus corona menyebabkan berhentinya operasi perusahaan dan resor-resor di Maladewa. Oleh karena itu, repatriasi menjadi jalan terbaik untuk menghindari terlantarnya para pekerja migran asal Indonesia di negara tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, KBRI Colombo menyatakan memanfaatkan momentum ketika cashflow perusahaan dan resor-resor masih cukup baik untuk membiayai kepulangan WNI tersebut. Sebab para WNI tersebt tidak akan lagi menerima gaji secara penuh mulai bulan April dan selanjutnya.
Lihat Juga :