2 Tahun Pasca-longsor, 2.594 KK Warga Sukajaya Bogor Masih Tinggal di Hunian Sementara
Kamis, 19 Mei 2022 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Tak banyak yang diinginkan oleh Mumun. Dia hanya ingin segera pindah ke hunian yang lebih layak dari yang ditempatinya saat ini seperti warga terdampak lain yang sudah mendapatkannya terlebih dahulu.
"Ya maunya biar cepat pindah aja, cepat dibikinin (huntap)," ujarnya. Baca: Korban Longsor Sukajaya Enggan Pulang
Di tempat terpisah, Sekretaris Camat Sukajaya Tirta Juwarta mengatakan, pascabencana besar dua tahun silam ada sebanyak 10 desa terdampak. Dari 2.952 KK yang terdampak bencana, baru 358 KK di antaranya telah menghuni huntap.
"Tahun 2021 kemarin huntap di Kampung Urug sebanyak 358 KK. Sisanya 2.000 lebih (KK) masih menunggu (huntap)," kata Tirta. Menurut dia, sembilan kepala desa sudah mengusulkan secara parsial terkait titik lokasi pembangunan huntap.
Semua ajuan tersebut sudah ditindaklanjut oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, untuk diuji kelayakan dan kemanan lokasi.
"Ya maunya biar cepat pindah aja, cepat dibikinin (huntap)," ujarnya. Baca: Korban Longsor Sukajaya Enggan Pulang
Di tempat terpisah, Sekretaris Camat Sukajaya Tirta Juwarta mengatakan, pascabencana besar dua tahun silam ada sebanyak 10 desa terdampak. Dari 2.952 KK yang terdampak bencana, baru 358 KK di antaranya telah menghuni huntap.
"Tahun 2021 kemarin huntap di Kampung Urug sebanyak 358 KK. Sisanya 2.000 lebih (KK) masih menunggu (huntap)," kata Tirta. Menurut dia, sembilan kepala desa sudah mengusulkan secara parsial terkait titik lokasi pembangunan huntap.
Semua ajuan tersebut sudah ditindaklanjut oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, untuk diuji kelayakan dan kemanan lokasi.
Lihat Juga :