Calon Siswa di Sulsel Wajib Vaksin Sebelum Ikuti PPDB

Kamis, 19 Mei 2022 - 22:09 WIB
loading...
Calon Siswa di Sulsel...
Siswa sekolah mengikuti vaksinasi di SD Inpres Perumnas Antang 1, Kota Makassar, belum lama ini. Percepatan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh lapisan masyarakat terus digenjot. Foto/SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Percepatan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh lapisan masyarakat terus digenjot. Selain vaksinasi reguler dosis pertama dan kedua, vaksinasi dosis ketiga atau booster juga dikebut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) juga terus mengupayakan sejumlah langkah percepatan vaksinasi. Salah satunya melalui institusi pendidikan.

Baca Juga: Disdik Sulsel Pastikan PPDB 2021 Tanpa Pungutan

Langkah untuk mewajibkan vaksinasi bagi calon siswa baru di Sulsel yang akan mengikuti seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) pun kini tengah digodok.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Setiawan Aswad, menuturkan langkah untuk mewajibkan vaksin bagi calon siswa baru diharapkan bisa memaksimalkan cakupan vaksinasi yang sudah ditargetkan.

"Itu kan sebuah cara untuk memastikan bahwa masyarakat memenuhi kewajibannya dalam menjaga dan memproteksi orang lain. Karena PPDB itu mekanisme resmi yang dipakai untuk menikmati layanan pendidikan, sementara layanan pendidikan itu kan bersentuhan dengan orang lain, apalagi sudah tatap muka," ungkap Setiawan.

Setiawan menjelaskan, saat registrasi awal PPDB berlangsung, pihaknya akan mengidentifikasi setiap calon siswa dan keluarganya apakah mereka sudah menjalani paling tidak vaksinasi dosis pertama. Sementara untuk keluarga calon siswa, akan diidentifikasi terkait vaksin booster.

"Jadi kami mencoba mengumpulkan data calon peserta didik dan keluarganya, lalu diidentifikasi mana yang belum vaksin satu, dua. Kalau ada keluarganya belum booster, maka disarankan peserta didik melakukan edukasi ke keluarganya," jelas Setiawan.

Setiawan menyebut, pihaknya cukup menaruh fokus pada vaksinasi dosis dua bagi calon siswa. Pasalnya, sekitar 80 persen sekolah di Sulsel sudah melakukan vaksinasi dosis pertama bagi siswanya.

"Sekolah-sekolah itu berkontribusi cukup besar terhadap capaian vaksin di Sulsel. 80 sampai 90 persen sekolah itu sudah lakukan vaksin satu," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, mengaku sudah memperoleh informasi terkait percepatan vaksinasi bagi calon siswa. Hanya saja, kewajiban untuk melampirkan bukti vaksin saat pelaksanaan PPDB masih akan dikaji lebih lanjut.

"Informasi itu sudah kami terima, hanya saja tidak boleh langsung diwajibkan, namun kami tetap anjurkan untuk vaksinasi," katanya.

Muhyiddin mengatakan, vaksinasi bagi siswa ini penting dilakukan mengingat sistem pembelajaran tatap muka (PTM) sudah berlangsung secara penuh. Sehingga, vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk tetap mempertahankan imunitas siswa.

"PTM kan sudah 100 persen, dan vaksinasi itu juga jadi syarat bagi siswa dalam mengikuti PTM," sebutnya.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Harap Tak Lagi Ada Masalah Terkait Zonasi dalam PPDB

Mantan Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makassar ini menambahkan, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) mayoritas sudah menjalani vaksinasi. Begitu pula bagi siswa Sekolah Dasar (SD) yang akan lanjut ke tingkat SMP.

Sementara, untuk calon siswa yang baru akan masuk jenjang SD, kata dia, tetap diimbau untuk menjalani vaksinasi lebih dulu.

"Tapi tidak menutup kemungkinan, kalau masih ada yang belum vaksin, nanti setelah dia masuk baru kami adakan lagi vaksinasi di sekolah seperti sebelumnya," tukasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
Ombudsman Ultimatum...
Ombudsman Ultimatum SMAN 1 Rangkasbitung terkait SPMB
Protes Emak-emak di...
Protes Emak-emak di Lebak soal SPMB SMAN 1 Rangkasbitung
Penerimaan Siswa SDN-SMPN...
Penerimaan Siswa SDN-SMPN di Tangsel Pakai Sistem Online
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Siti Maemunah, Satu-satunya...
Siti Maemunah, Satu-satunya Siswi Baru SDN 4 Dimoro Grobogan Hasil PPDB 2024
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Begini Cara Pemerintah...
Begini Cara Pemerintah Cegah Praktik Jual Beli Kursi di SPMB 2026
Jadwal SPMB Jakarta...
Jadwal SPMB Jakarta 2026, Ini Lini Masa Pendaftaran SD, SMP, SMA, dan SMK
Rekomendasi
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved