Ribuan Pedagang di Luwu Timur Dapat Bantuan Pangan Tunai
Kamis, 19 Mei 2022 - 13:55 WIB
loading...
Penyerahan bantuan pangan minyak goreng kepada masyarakat di Kabupaten Luwu Timur, Rabu (19/5/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU TIMUR - Sekitar 4 ribu pedagang kaki lima (PKL) dan nelayan di Kabupaten Luwu Timur menerima bantuan pangan minyak goreng. Bantuan tersebut disalurkan TNI Kodim 1403/Palopo.
Bantuan tersebut berupa dana sebesar Rp300 ribu. Bantuan ini merupakan program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) 2022.
Baca juga:BLT Minyak Goreng Rp1,2 Miliar Disalurkan ke Masyarakat Gowa
Bantuan diserahkan pada Rabu (19/5/2022) di Gedung Wanita Simpurusiang Malili. Bantuan diserahkan langsung Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr April, Kapolres Luwu Timur , AKBP Silvester, Kajari Muhammad Zubair, Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf Afriadi Nidjo.
Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf Afriadi Nidjo menyampaikan, program ini merupakan program dari pemerintah pusat Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Perekonomian untuk memberikan bantuan tunai minyak goreng.
"Sebenarnya, rencananya bantuan ini diberikan sebelum lebaran, namun pemerintah pusat belum menyelesaikan administrasi untuk disalurkan ke daerah-daerah, makanya tertunda, dan selesai lebaran baru bisa disalurkan. Jadi begitu anggarannya masuk sekitar dua atau tiga hari lalu, kami langsung bergerak agar bantuan ini cepat tersalurkan ke masyarakat sesuai perintah Panglima TNI," ungkap Letkol Inf Afriadi Nidjo.
Dandim 1403 Palopo melanjutkan, pemerintah begitu besar pedulinya terhadap masyarakat, oleh karena itu dia mengimbau kepada semua yang hadir agar tetap melaksanakan vaksinasi.
"Jadi mari kita balas kepedulian pemerintah ini dengan berbondong-bondong untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 ," ajaknya.
Baca juga:Buktikan Pemerintah Tak Kalah oleh Oligarki, DPR: Kasus Minyak Goreng Harus Tuntas
Sementara itu, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr April yang mewakili Bupati Luwu Timur menyampaikan, program bantuan minyak goreng merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat.
"Kita dengarkan tadi bapak Dandim menjelaskan bahwa ini merupakan perintah langsung Bapak Presiden Jokowi , di mana pada tahun 2022 ini betul-betul akselerasi bantuan kepada masyarakat kita yang layak mendapatkan utamanya terkena dampak Covid-19," ungkap dr April.
Sebagai pemerintah daerah, lanjut April, Bupati Luwu Timur sangat mengapresiasi bantuan dari Dandim 1403 Palopo, di mana Luwu Timur ini memang menjadi perhatian besar bagi unsur Forkopimda.
Terakhir, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur ini mengungkapkan, pemerintah daerah juga tidak tinggal diam, sebab kini telah dimulai kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah.
Baca juga:Jaksa Agung: Percepat Penyidikan Tiga Perusahaan Penikmat Izin Ekspor Minyak Goreng
Dan beberapa bantuan juga sudah dilakukan yang tentunya memang tujuannya untuk pengentasan kemiskinan secara umum.
"Jadi bukan hanya masyarakat kita yang berprofesi sebagai paket PKL, warung dan nelayan menerima bantuan, tapi secara umum. Sebelum pandemi Covid-19 , keluarga penerima manfaat atau yang layak menerima bantuan oleh pemerintah pusat sampai daerah kurang lebih 14.714 keluarga mendapatkan bantuan berupa program nasional bantuan pangan non tunai. Yang jelas kita bersyukur atas kedatangan bapak Dandim dan Forkopimda yang tidak lain merupakan bentuk kepedulian mereka dalam mewakili pemerintah pusat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Luwu Timur," tutup dr April.
Bantuan tersebut berupa dana sebesar Rp300 ribu. Bantuan ini merupakan program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) 2022.
Baca juga:BLT Minyak Goreng Rp1,2 Miliar Disalurkan ke Masyarakat Gowa
Bantuan diserahkan pada Rabu (19/5/2022) di Gedung Wanita Simpurusiang Malili. Bantuan diserahkan langsung Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr April, Kapolres Luwu Timur , AKBP Silvester, Kajari Muhammad Zubair, Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf Afriadi Nidjo.
Dandim 1403/Palopo, Letkol Inf Afriadi Nidjo menyampaikan, program ini merupakan program dari pemerintah pusat Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Perekonomian untuk memberikan bantuan tunai minyak goreng.
"Sebenarnya, rencananya bantuan ini diberikan sebelum lebaran, namun pemerintah pusat belum menyelesaikan administrasi untuk disalurkan ke daerah-daerah, makanya tertunda, dan selesai lebaran baru bisa disalurkan. Jadi begitu anggarannya masuk sekitar dua atau tiga hari lalu, kami langsung bergerak agar bantuan ini cepat tersalurkan ke masyarakat sesuai perintah Panglima TNI," ungkap Letkol Inf Afriadi Nidjo.
Dandim 1403 Palopo melanjutkan, pemerintah begitu besar pedulinya terhadap masyarakat, oleh karena itu dia mengimbau kepada semua yang hadir agar tetap melaksanakan vaksinasi.
"Jadi mari kita balas kepedulian pemerintah ini dengan berbondong-bondong untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 ," ajaknya.
Baca juga:Buktikan Pemerintah Tak Kalah oleh Oligarki, DPR: Kasus Minyak Goreng Harus Tuntas
Sementara itu, Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr April yang mewakili Bupati Luwu Timur menyampaikan, program bantuan minyak goreng merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat.
"Kita dengarkan tadi bapak Dandim menjelaskan bahwa ini merupakan perintah langsung Bapak Presiden Jokowi , di mana pada tahun 2022 ini betul-betul akselerasi bantuan kepada masyarakat kita yang layak mendapatkan utamanya terkena dampak Covid-19," ungkap dr April.
Sebagai pemerintah daerah, lanjut April, Bupati Luwu Timur sangat mengapresiasi bantuan dari Dandim 1403 Palopo, di mana Luwu Timur ini memang menjadi perhatian besar bagi unsur Forkopimda.
Terakhir, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur ini mengungkapkan, pemerintah daerah juga tidak tinggal diam, sebab kini telah dimulai kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah.
Baca juga:Jaksa Agung: Percepat Penyidikan Tiga Perusahaan Penikmat Izin Ekspor Minyak Goreng
Dan beberapa bantuan juga sudah dilakukan yang tentunya memang tujuannya untuk pengentasan kemiskinan secara umum.
"Jadi bukan hanya masyarakat kita yang berprofesi sebagai paket PKL, warung dan nelayan menerima bantuan, tapi secara umum. Sebelum pandemi Covid-19 , keluarga penerima manfaat atau yang layak menerima bantuan oleh pemerintah pusat sampai daerah kurang lebih 14.714 keluarga mendapatkan bantuan berupa program nasional bantuan pangan non tunai. Yang jelas kita bersyukur atas kedatangan bapak Dandim dan Forkopimda yang tidak lain merupakan bentuk kepedulian mereka dalam mewakili pemerintah pusat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Luwu Timur," tutup dr April.
(luq)
Lihat Juga :