Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Sumo, 7 Tewas 13 Luka Berat
Senin, 16 Mei 2022 - 11:23 WIB
loading...
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Jombang-Surabaya, Km 712-200 Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/5/2022). Foto/inews TV/Sholahudin
A
A
A
MOJOKERTO - Bus parwisata Vero Ardiansyah bernomor polisi W 7322 UW mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Jombang Mojokerto Km 712-200, Senin (16/5/2022) pagi. Sebanyak tujuh orang tewas di lokasi kecelakaan, dan 13 orang mengalami luka berat.
Baca juga: BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Tol Jombang, 7 Orang Tewas 13 Luka-luka
Dari keterangan Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Heru Sudjio Budi Santoso, kronologi kecelakaan maut ini, berawal saat bus melaju dari Jombang, menuju ke Surabaya. "Bus mengangkut wisatawan dari Jogjakarta, yang hendak pulang ke Surabaya," terangnya.
Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Bus oleng dan melaju tidak terkendali, hingga menambrak tiang papan reklame, lalu terguling.
Baca juga: Kenakan Daster saat Hendak Pesta Terlarang, Gadis Cantik Mirip Jedar Panik Diringkus Polisi
Saat kejadian kecelakaan, bus yang seharusnya dikemudikan Ardi Firmansyah, justru dikemudikan oleh sopir cadangan. Heru menyebutkan, ada kemungkinan pengemudi bus kelelahan dan mengantuk.
Baca juga: BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Tol Jombang, 7 Orang Tewas 13 Luka-luka
Dari keterangan Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Heru Sudjio Budi Santoso, kronologi kecelakaan maut ini, berawal saat bus melaju dari Jombang, menuju ke Surabaya. "Bus mengangkut wisatawan dari Jogjakarta, yang hendak pulang ke Surabaya," terangnya.
Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Bus oleng dan melaju tidak terkendali, hingga menambrak tiang papan reklame, lalu terguling.
Baca juga: Kenakan Daster saat Hendak Pesta Terlarang, Gadis Cantik Mirip Jedar Panik Diringkus Polisi
Saat kejadian kecelakaan, bus yang seharusnya dikemudikan Ardi Firmansyah, justru dikemudikan oleh sopir cadangan. Heru menyebutkan, ada kemungkinan pengemudi bus kelelahan dan mengantuk.
Lihat Juga :