Eduversal Gelar Olimpiade Matematika Internasional Berbasis Online
Minggu, 21 Juni 2020 - 23:04 WIB
loading...
Eduversal kembali menggelar olimpiade matematika berbasis online. Berbeda dari tahun sebelumnya, I-EMC tahun ini juga menargetkan peserta mancanegara.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Meski ditengah pandemi Covid-19 , Eduversal kembali menggelar olimpiade matematika berbasis online. Berbeda dari tahun sebelumnya, International Eduversal Mathematics Competition (I-EMC) tahun ini juga menargetkan peserta mancanegara.
Presiden Eduversal Dwi Prajitno Wibowo mengatakan, pihaknya berharap meski belajar dirumah saja namun siswa akan bisa mendapat tantangan baru melalui olimpiade matematika ini. Olimpiade ini juga bisa menjadi sarana mengusir kebosanan siswa karena belajar dirumah saja selama beberapa bulan ini sebab bisa bertanding dengan siswa dari sekolah lain.
Dia menyampaikan berbeda dari olimpiade matematika sebelumnya yang Eduversal gelar yang hanya menjaring peserta dalam negeri maka tahun ini partisipan dari luar negeri juga turut diundang. "Kami mencoba memberi wadah bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka dibidang matematika, " katanya pada konferensi pers melalui webinar pada Minggu (21/6/2020).
Lalu bagaimana pengawasan olimpiade online, Dwi menjelaskan, Eduversal telah berpengalaman melakukan ujian online yang kredibel dibeberapa sekolah melalui platform khusus. Para peserta ujian nanti akan diwajibkan memiliki perangkat yang ada kameranya sehingga saat tes berlangsung akan langsung dapat dimonitor gerak geriknya melalui webcam. Soal akan diberikan secara acak ke setiap peserta dan juga ada batas waktu untuk meminimalisir kerjasama antarsiswa.
Ketua Panitia I-EMC Surya Saputra mengatakan, tahun lalu olimpiade matematika digelar secara online dan menjaring 3.000 peserta. Maka sama dengan tahun ini dengan penyelenggaraan online pihaknya berharap jumlah pesertanya akan bisa menyamai. Bahkan dia berharap bisa melebihi dari jumlah tahun lalu.
Presiden Eduversal Dwi Prajitno Wibowo mengatakan, pihaknya berharap meski belajar dirumah saja namun siswa akan bisa mendapat tantangan baru melalui olimpiade matematika ini. Olimpiade ini juga bisa menjadi sarana mengusir kebosanan siswa karena belajar dirumah saja selama beberapa bulan ini sebab bisa bertanding dengan siswa dari sekolah lain.
Dia menyampaikan berbeda dari olimpiade matematika sebelumnya yang Eduversal gelar yang hanya menjaring peserta dalam negeri maka tahun ini partisipan dari luar negeri juga turut diundang. "Kami mencoba memberi wadah bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka dibidang matematika, " katanya pada konferensi pers melalui webinar pada Minggu (21/6/2020).
Lalu bagaimana pengawasan olimpiade online, Dwi menjelaskan, Eduversal telah berpengalaman melakukan ujian online yang kredibel dibeberapa sekolah melalui platform khusus. Para peserta ujian nanti akan diwajibkan memiliki perangkat yang ada kameranya sehingga saat tes berlangsung akan langsung dapat dimonitor gerak geriknya melalui webcam. Soal akan diberikan secara acak ke setiap peserta dan juga ada batas waktu untuk meminimalisir kerjasama antarsiswa.
Ketua Panitia I-EMC Surya Saputra mengatakan, tahun lalu olimpiade matematika digelar secara online dan menjaring 3.000 peserta. Maka sama dengan tahun ini dengan penyelenggaraan online pihaknya berharap jumlah pesertanya akan bisa menyamai. Bahkan dia berharap bisa melebihi dari jumlah tahun lalu.
Lihat Juga :