Sebelum Dihabisi, Janda Muda Korban Pembunuhan Sering Diancam dan Diteror Pelaku
Rabu, 11 Mei 2022 - 04:11 WIB
loading...
Mimin (55) orang tua dari Wiwin Setiani, warga Kampung Gunung Bentang RT 04/14, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, KBB, yang ditemukan tewas dengan luka di leher dan perut. MPI/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Korban pembunuhan Wiwin Setiani (30), warga Kampung Gunung Bentang RT 04/14, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ternyata telah beberapa kali menerima ancaman dari pelaku.
Hal tersebut disampaikan oleh orang tua korban, Mimin (55) yang menyebutkan jika ketika anaknya masih hidup pelaku yang diketahui berinisial M itu kerap melancarkan ancaman. Bukan hanya kepada korban saja, tapi juga kepada keluarganya.
"Ancamannya beragam, mulai dari kata-kata kasar, perusakan rumah, hingga menyebar fitnah bahwa korban telah mengandung bayi," kata Mimin kepada wartawa, Selasa (10/5/2022).
Menurutnya, ancaman dari pelaku itu dilayangkan karena dia tidak menerima kalau hubungan asmaranya dengan korban harus berakhir. Bahkan pelaku justru memaksa agar pihak keluarga korban segera menikahkan korban dengan pelaku.
Dikarenakan tuntutan itu tidak dipenuhi dan korban justru memutuskan hubungan, membuat pelaku kecewa. Sudah sering dia melayangkan ancaman pembunuhan, merusak jendela, pintu rumah, juga sudah dilakukan.
Hal tersebut disampaikan oleh orang tua korban, Mimin (55) yang menyebutkan jika ketika anaknya masih hidup pelaku yang diketahui berinisial M itu kerap melancarkan ancaman. Bukan hanya kepada korban saja, tapi juga kepada keluarganya.
"Ancamannya beragam, mulai dari kata-kata kasar, perusakan rumah, hingga menyebar fitnah bahwa korban telah mengandung bayi," kata Mimin kepada wartawa, Selasa (10/5/2022).
Menurutnya, ancaman dari pelaku itu dilayangkan karena dia tidak menerima kalau hubungan asmaranya dengan korban harus berakhir. Bahkan pelaku justru memaksa agar pihak keluarga korban segera menikahkan korban dengan pelaku.
Dikarenakan tuntutan itu tidak dipenuhi dan korban justru memutuskan hubungan, membuat pelaku kecewa. Sudah sering dia melayangkan ancaman pembunuhan, merusak jendela, pintu rumah, juga sudah dilakukan.
Lihat Juga :