Menyusul Ditemukannya Kasus Corona, Pasar dan Terminal Pasar Minggu Ditutup
Minggu, 21 Juni 2020 - 12:49 WIB
loading...
Terminal di Jakarta tampak sepi dari aktivitas warga setelah ditutup dampak kasus Cocid-19. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Pasar Minggu dan Terminal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mulai Sabtu 20 hingga 22 Juni 2020 ditutup sementara selama tiga hari. Hal itu menyusul adanya temuan kasus virus Corona atau Covid-19 terhadap pedagang di kawasan tersebut.
Camat Pasar Minggu Arief Wibowo mengatakan, selain pasar, terminal juga ditutup selama tiga hari. Karenanya, aktivitas penumpang dialihkan untuk sementara waktu ke luar terminal. (Baca juga: Dufan Masih Sepi Pengunjung, Wahana Roller Coaster Baru Dinaiki 6 Orang )
Menurut Arief, penutupan terminal terpaksa dilakukan menyusul penutupan pasar tradisional Pasar Minggu dalam rangka sterilisasi pencegahan Covid-19. "Karena terminal terintegrasi dengan Pasar Minggu maka operasionalnya juga ditutup, untuk aktivitas moda tranportasi dialihkan di luar terminal," tegasnya.
Penutupan pasar dan terminal tersebut akan dilakukan selama tiga hari mulai Sabtu 20 Juni hingga Senin 22 Juni 2020 dini hari. Dia menegaskan, selama ditutup tidak ada aktivitas kendaraan mengangkut atau membawa penumpang di dalam Terminal Pasar Minggu. (Baca juga: Mengagetkan, Mantan CEO Google Ungkap Alasan Sebenarnya AS Menyerang Huawei )
"Kami siapkan rekayasa lalu lintas di luar terminal, armada angkutan publik tetap beroperasi tetapi tidak masuk dalam terminal," tegsnya. (Baca juga: Gibran Leha-Leha Saja Bisa Menang Pilkada, Bobby Belum Tentu )
Rekayasa lalu lintas untuk moda transportasi umum di Terminal Pasar Minggu diatur oleh Suku Dinas Perhubungan, hal ini untuk mengantisipasi kelancaran arus lalu lintas selama penutupan terminal berlangsung. Selama ditutup, akan dilakukan sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan di tiga pusat perekonomian tersebut oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan Damkar Jakarta Selatan.
Camat Pasar Minggu Arief Wibowo mengatakan, selain pasar, terminal juga ditutup selama tiga hari. Karenanya, aktivitas penumpang dialihkan untuk sementara waktu ke luar terminal. (Baca juga: Dufan Masih Sepi Pengunjung, Wahana Roller Coaster Baru Dinaiki 6 Orang )
Menurut Arief, penutupan terminal terpaksa dilakukan menyusul penutupan pasar tradisional Pasar Minggu dalam rangka sterilisasi pencegahan Covid-19. "Karena terminal terintegrasi dengan Pasar Minggu maka operasionalnya juga ditutup, untuk aktivitas moda tranportasi dialihkan di luar terminal," tegasnya.
Penutupan pasar dan terminal tersebut akan dilakukan selama tiga hari mulai Sabtu 20 Juni hingga Senin 22 Juni 2020 dini hari. Dia menegaskan, selama ditutup tidak ada aktivitas kendaraan mengangkut atau membawa penumpang di dalam Terminal Pasar Minggu. (Baca juga: Mengagetkan, Mantan CEO Google Ungkap Alasan Sebenarnya AS Menyerang Huawei )
"Kami siapkan rekayasa lalu lintas di luar terminal, armada angkutan publik tetap beroperasi tetapi tidak masuk dalam terminal," tegsnya. (Baca juga: Gibran Leha-Leha Saja Bisa Menang Pilkada, Bobby Belum Tentu )
Rekayasa lalu lintas untuk moda transportasi umum di Terminal Pasar Minggu diatur oleh Suku Dinas Perhubungan, hal ini untuk mengantisipasi kelancaran arus lalu lintas selama penutupan terminal berlangsung. Selama ditutup, akan dilakukan sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan di tiga pusat perekonomian tersebut oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan Damkar Jakarta Selatan.
(mhd)
Lihat Juga :